Hagia Sophia

06 May 2023

Pelatih PSG Sesalkan Fans yang Demo di Rumah Neymar

Galtier (kanan) meminta suporter PSG menghormati privasi Neymar. Foto: Getty Images/Eurasia Sport Images

Pelatih Paris Saint-Germain, Christophe Galtier mengecam aksi suporter yang berdemo di depan rumah Neymar. Pria 56 tahun itu menegaskan ada privasi yang harus dihormati.

"Terkait protes di depan rumah pemain, kami harus berhati-hati dengan hal tersebut. Kehidupan pribadi harus tetap pribadi," ujar Galtier dalam jumpa pers jelang menghadapi Troyes, dikutip ESPN.

"Saya memahami kemarahan, kekecewaan yang dirasakan suporter kami. Silakan protes di lapangan latihan atau di kantor PSG atau usai laga di Parc des Princes. Tapi saya tak terima jika itu terjadi di depan rumah, baik Neymar atau siapapun," tegasnya.

Rumah Neymar digeruduk suporter PSG pada Rabu (3/5) lalu. Mereka mendesak Neymar cabut dari klub. Tak hanya rumah striker asal Brasil itu, para penggemar juga berdemo di depan markas PSG.

Kekesalan suporter PSG terhadap Neymar bukan barang baru. Namun pemain termahal dunia itu juga seperti tak ambil pusing. Ia justru sempat menyiratkan sindiran bahwa fans harus bersabar karena ia akan bertahan di Paris hingga 2025.

Sejak dibeli pada musim panas 2017, Neymar tak pernah tampil lebih dari 31 kali dalam semusim. Ia kerap didera cedera yang membuatnya absen lama. Padahal jika melihat koleksi golnya, ia terbilang produktif.

Selama enam musim, Neymar sudah mengemas 118 gol hanya dalam 173 laga saja. Namun ia diyakini sebetulnya masih bisa lebih baik dari itu dan belum tampil maksimal meski mendapat bayaran selangit dari klub.

Neymar sudah dipastikan absen hingga akhir musim ini karena cedera engkel, yang memaksanya menjalani operasi. PSG, yang masih di puncak klasemen Liga Prancis dengan 75 poin, selanjutnya akan bertemu Troyes pada Senin (8/5) pukul 01.45 WIB.





























Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Galtier Kecam Fans PSG yang Geruduk Rumah Neymar: Hormati Privasi!"