Hagia Sophia

23 May 2023

Untuk Atasi Krisis Populasi, China Permudah Izin Nikah dan Insentif

China mempermudah perizinan pernikahan untuk warga untuk meningkatkan angka pernikahan dan kelahiran. (Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)

Krisis populasi kini menjadi sebuah masalah besar untuk China. Untuk pertama kalinya dalam 60 tahun terakhir, populasi China menurun sebanyak 850 ribu orang pada tahun 2022.

Berbagai langkah pun dilakukan oleh pemerintah China untuk bisa meningkatkan kembali angka kelahiran. Di antaranya dengan memperbolehkan kembali keluarga punya tiga anak, atau memberi insentif kepada orang tua yang memiliki anak.

Tidak hanya itu, pemerintah China kini juga mempermudah perizinan pekerja migran yang mau menikah di kota tempat tinggalnya. Pekerja migran kini bisa mendaftarkan pernikahan mereka di kota tempat tinggal dan tak perlu jauh-jauh kembali ke kampung halaman untuk mengurus perizinan.

Pemerintah telah menyetujui peraturan tersebut dan mengizinkan penduduk dari 21 provinsi dan kotamadya, terutama di China Timur dan Tengah untuk mendaftarkan pernikahan berdasarkan izin tinggal.

Perubahan ini memberi kemudahan untuk pekerja migran sehingga tidak perlu pergi dari kampung halamannya untuk mengurus pernikahan. Pada peraturan sebelumnya calon pasangan harus kembali ke kota atau negara asal.

Dikutip dari Wion News, pada 2020, China memiliki 376 juta migran dengan lebih dari 120 juta di antaranya pindah lintas provinsi.

Peraturan baru ini mengundang banyak reaksi dari masyarakat. Sebagian memuji aturan baru tersebut, namun sebagian lainnya merasa skeptis. Tak sedikit orang menilai bahwa peraturan tersebut tidak akan membawa peningkatan signifikan pada angka pernikahan.

China memiliki penurunan angka kelahiran yang cukup signifikan dalam 6 dekade terakhir. China memecahkan rekor kelahiran terendah pada 2022 dengan angka 6,77 kelahiran per 1.000 orang. Sedangkan, Amerika Serikat sebagai perbandingan memiliki angka 12 kelahiran per 1.000 orang.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Tak Cuman Beri Insentif, China Kini Permudah Izin Nikah untuk Siasati Krisis Populasi"