Hagia Sophia

10 June 2023

Beberapa Provinsi Ini Miliki Kasus Hipertensi Terbanyak di Indonesia

Kasus hipertensi di Indonesia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything)

Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan setidaknya satu dari tiga orang di Indonesia mengidap hipertensi.

"Prevalensi hipertensi di negara kita yaitu sebesar 34,1 persen berdasarkan survei nasional di 2018. Jadi kalau kita hitung berapa banyaknya orang yang diperkirakan menderita hipertensi sekitar 70 juta lebih," ungkap Ketua Tim Kerja Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Kemenkes RI Fatcha Nuraliyah dalam webinar daring, Selasa (6/6/2023).

Riskesdas 2018 mencatat terdapat 10 provinsi yang menjadi penyumbang terbanyak kasus hipertensi di Indonesia, di antaranya yakni:
  1. Kalimantan Selatan - 44,1 persen
  2. Jawa Barat - 39,6 persen
  3. Kalimantan Timur 39,3 persen
  4. Jawa Tengah - 37,6 persen
  5. Kalimantan Barat - 37 persen
  6. Jawa Timur - 36,3 persen
  7. Sulawesi Barat - 34,8 persen
  8. Kalimantan Tengah - 34,5 persen
  9. DKI Jakarta - 33,4 persen
  10. Sulawesi Utara - 33,1 persen
Riset yang sama juga menunjukkan hipertensi paling banyak menyerang kelompok usia 75 tahun ke atas, yakni sebesar 69,5 persen. Di sisi lain, tren hipertensi di kelompok usia 25-34 tahun dan 35-44 tahun juga cukup tinggi, yaitu 20,1 persen dan 31,6 persen.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (PERHI) dr Erwinanto, SPJP, (K), FIHA menyebutkan ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu hipertensi pada kelompok usia remaja dan dewasa.

"Faktor risiko yang paling penting adalah kurangnya aktivitas fisik, konsumsi garam yang tinggi, kegemukan, kolesterol tinggi dan diabetes," ucapnya.

Selain itu, hipertensi juga dapat dipicu berbagai faktor lain seperti kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, stres, dan gangguan tidur apnea. Hipertensi terkenal dengan penyakit silent killer lantaran diam-diam bisa memicu penyakit berisiko fatal yakni jantung, stroke, sampai gagal ginjal.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "10 Provinsi RI Sumbang Kasus Hipertensi Terbanyak, Jabar Nomor Dua"