Hagia Sophia

16 July 2023

Beberapa Ciri Umum Keguguran yang Dialami Ibu Hamil

Foto: ilustrasi/thinkstock

Keguguran atau disebut dengan spontaneous abortion adalah suatu kondisi di mana hilangnya janin dalam kehamilan. Hal ini dapat terjadi karena kelainan ovum atau spermatozoa (blighted ovum), kelainan kromosom trisomi atau monosomi, serta kelainan bentuk uterus seperti mioma uteri dan inkompetensi serviks yang dialami ibu hamil.

Mengutip situs Web MD, lebih dari 80% kasus keguguran terjadi dalam waktu 3 bulan pertama kehamilan atau sebelum usia kehamilan mencapai 12 minggu. Namun, ada juga beberapa kasus keguguran terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu, hal ini disebut dengan keguguran terlambat (late miscarriage).

Bagi detikers yang sedang mengandung, sebaiknya perlu mengetahui sejumlah ciri-ciri keguguran. Lantas, seperti apa ciri-ciri keguguran yang dialami oleh ibu hamil? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.

Ciri-ciri Keguguran

Dilansir situs Very Well Family, ciri-ciri keguguran pada ibu hamil bisa berbeda-beda. Namun, ada sejumlah ciri-ciri keguguran yang umum dialami oleh banyak ibu hamil, yakni sebagai berikut.

1. Mengalami Pendarahan
Ciri-ciri keguguran yang pertama adalah mengalami pendarahan atau bercak darah yang muncul saat hamil. Pada umumnya, darah yang keluar berwarna merah cerah dengan jumlah yang cukup banyak.

Jika hal ini terjadi pada detikers, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, bercak darah yang keluar tak selalu terkait dengan keguguran, bisa jadi pertanda penyakit lain di dalam tubuh.

2. Mengalami Kram dan Nyeri
Selain pendarahan, ciri-ciri keguguran lainnya adalah mengalami kram dan nyeri. Biasanya, rasa sakit ini terjadi di area sekitar panggul, perut, dan pinggul belakang. Dalam berbagai kasus, ibu hamil merasakan kram dan nyeri hebat disertai dengan pendarahan.

3. Tidak Ada Pergerakan Janin
Untuk mengetahui apakah kamu mengalami keguguran atau tidak, cobalah meraba-raba bagian perut detikers. Jika merasa gerakan janin berkurang atau tidak dapat dirasakan lagi, hal ini bisa jadi tanda-tanda keguguran saat hamil muda.

4. Keputihan Berlebih
Keputihan sering terjadi pada ibu hamil, umumnya dialami saat awal masa kehamilan serta trimester akhir. Namun, apabila detikers mengalami keputihan berlebih disertai dengan lendir dan darah, hal ini bisa jadi pertanda kalau kamu mengalami keguguran.

5. Hilang Tanda-tanda Kehamilan
Saat mengandung, ibu hamil akan merasakan sejumlah gejala umum kehamilan, seperti muntah dan mual-mual. Akan tetapi, jika gejala tersebut perlahan sudah tidak dirasakan lagi, hal ini bisa jadi mengalami keguguran.

6. Keluar Cairan dari Vagina
Ciri-ciri keguguran yang terakhir adalah keluarnya cairan atau jaringan dari vagina. Jika kamu mengalami kondisi ini, sebaiknya letakkan jaringan tersebut di dalam sebuah wadah yang bersih, lalu segera pergi ke dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab Keguguran

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seorang ibu hamil mengalami keguguran. Dilansir situs My Cleveland Clinic, berikut penyebab keguguran:
  • Terjadi infeksi.
  • Memiliki penyakit tertentu, seperti diabetes dan masalah tiroid.
  • Hormon yang tidak seimbang.
  • Masalah fisik pada ibu.
  • Kelainan rahim.
  • Sering merokok.
  • Sering konsumsi minum-minuman alkohol.
  • Kelainan rahim
  • Penyakit ginjal yang cukup parah.
  • Punya riwayat penyakit jantung.
Perlu diingat bahwa sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa stres, olahraga, aktivitas seksual, atau penggunaan pil KB dalam waktu lama dapat menyebabkan keguguran. Yang terpenting, ketika mengalami keguguran jangan pernah menyalahi diri sendiri, selain itu tetap sabar dan ikhlas jika mengalami keguguran.

Pemeriksaan Keguguran

Jika kamu mengalami gejala seperti keguguran, cobalah untuk segera pergi ke dokter kandungan. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul dan USG kehamilan untuk memastikan apakah telah terjadi keguguran atau tidak.

Selain itu, dokter kandungan juga akan mengukur kadar hormon hCG apakah rendah atau tinggi. Sedikit informasi, kadar hCG (human chorionic gonadotropin hormone) adalah hormon yang berfungsi untuk menjaga kehamilan dan perkembangan janin.

Sebenarnya, kadar hCG rendah merupakan hal yang normal saat masa awal kehamilan. Namun jika kadarnya terus rendah dan tidak menunjukkan adanya peningkatan, bisa jadi ini pertanda keguguran. Apabila kadar hCG tinggi, hal ini bisa menandakan hamil kembar, hamil anggur, hingga down syndrome.

Nah, itu dia penjelasan mengenai ciri-ciri keguguran beserta penyebab dan cara mengeceknya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk detikers khususnya bagi ibu yang sedang hamil muda.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ketahui 6 Ciri-ciri Keguguran Saat Hamil Muda yang Perlu Diwaspadai"