Hagia Sophia

09 November 2023

Tips untuk Atasi Tenggorokan Kering

Foto: Getty Images/iStockphoto/eternalcreative

Tenggorokan kering adalah kondisi di mana tenggorokan Anda terasa gatal, kasar, dan serak. Tenggorokan kering bisa terjadi ketika selaput lendir mengering dan tidak dapat menjaga kelembaban di saluran udara. Banyak faktor yang bisa menyebabkan ini.

Tenggorokan kering sering disertai dengan batuk, suara serak, kesulitan bernapas, atau sakit tenggorokan. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan yang bisa bersifat fisik, lingkungan, atau terkait dengan kesehatan. Tenggorokan kering biasanya tidak serius, dan dapat diatasi dengan cepat.

Lantas, bagaimana cara mengatasi tenggorokan kering? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel di bawah ini!

Cara Mengatasi Tenggorokan Kering

Dilansir dari laman PharmEasy dan SingleCare, berikut ini adalah beberapa cara mengatasi tenggorokan kering di rumah.

1. Berkumur dengan Air Garam
Garam membantu membunuh bakteri, mengurangi pembengkakan, dan melonggarkan lendir di tenggorokan. Anda bisa mencampurkan setengah sendok teh garam ke dalam 8 ons air hangat, lalu berkumur dengan larutan tersebut untuk beberapa saat sebelum memuntahkannya.

Berkumur dengan air garam membantu menjaga kelembapan tenggorokan, tetapi sebaiknya jangan menggunakan terlalu banyak garam dalam larutan agar tidak menyebabkan iritasi tambahan.

2. Minum Banyak Cairan
Penting untuk menjaga kelembapan tenggorokan dengan meminum banyak air dan cairan. Dengan menjaga kelembapan, Anda membantu kelenjar ludah menghasilkan lebih banyak air liur, yang membantu menjaga tenggorokan tetap lembap.

Meminum cairan membantu membersihkan saluran pernapasan, menjaga aliran cairan, dan mencegah infeksi sinus. Jadikan hidrasi sebagai bagian rutinitas harian Anda untuk menghindari tenggorokan kering.

3. Gunakan Humidifier
Untuk mengatasi tenggorokan kering, penting untuk meningkatkan kelembaban udara di sekitar Anda. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan humidifier udara di dalam ruangan.

Penggunaan humidifier udara dingin lebih disarankan daripada humidifier uap panas, karena uap dapat menyebabkan pembengkakan saluran hidung dan kesulitan bernapas.

Penting untuk mengikuti panduan penggunaan dan pembersihan humidifier sesuai petunjuk produsen untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Hindari inhalasi uap panas jika Anda memiliki gagal jantung.

4. Minum Teh Herbal
Beberapa jenis teh herbal yang bermanfaat untuk meredakan tenggorokan kering meliputi teh cengkeh, teh hijau, teh raspberry, teh chamomile, dan teh peppermint.

Teh raspberry membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit, sementara teh chamomile bertindak sebagai pelumas alami dan meredakan suara serak. Teh peppermint membantu meredakan rasa sakit dan peradangan tenggorokan.

Teh cengkeh dan teh hijau memiliki efek antibakteri dan antiinflamasi yang membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan tenggorokan. Semua teh herbal ini dapat memberikan kenyamanan dan meredakan gejala tenggorokan kering.

5. Mengonsumsi Lemon dan Madu
Madu dan lemon dapat membantu meredakan gejala tenggorokan kering, tetapi perlu diingat bahwa madu tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 1 tahun.

Untuk mengatasi tenggorokan kering, Anda dapat mengonsumsi jus lemon dengan air hangat beberapa kali sehari.

Jus lemon membantu melarutkan lendir dan memberikan kelegaan dari rasa sakit. Selain itu, lemon kaya akan vitamin C, yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Anda juga dapat mencampur madu dalam air hangat atau teh untuk meredakan tenggorokan kering. Madu memiliki sifat antibakteri alami yang membantu menyembuhkan luka, mengurangi peradangan, dan memberikan kelegaan dari rasa sakit.

6. Minum Obat Pereda Nyeri
Penggunaan obat pereda nyeri tanpa resep seperti Asetaminofen atau Ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa sakit pada tenggorokan (serta demam).

Jika Anda memberikan obat pereda nyeri tanpa resep kepada seorang anak, pastikan untuk memeriksa dosis yang tepat dengan dokter anak atau apoteker jika Anda tidak yakin.

Untuk menentukan obat yang aman untuk Anda, konsultasikan dengan profesional kesehatan atau apoteker Anda.

7. Makan Permen Bebas Gula
Ketika Anda mengalami tenggorokan kering, Anda dapat mencoba mengonsumsi permen keras tanpa gula. Menghisap permen keras tanpa gula dapat merangsang produksi air liur, mengurangi sensasi kering dan nyeri.

Anda juga bisa mencari permen tanpa gula, permen hisap, atau permen karet yang mengandung bahan seperti aloe vera, xylitol, gliserin, atau pelembab lainnya.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberikan permen hisap atau permen keras kepada anak.

8. Istirahat
Istirahat memungkinkan sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik dalam melawan infeksi. Anda harus memastikan bahwa Anda tidur dalam jumlah yang sesuai yaitu setidaknya tujuh jam tidur per malam untuk orang dewasa usia 18-60 tahun.

Jika Anda sedang sakit, terutama dengan kondisi seperti pilek atau laringitis, penting untuk memberi istirahat kepada tenggorokan Anda agar tidak memperparah peradangan yang sudah ada.

Kapan Harus ke Dokter?

Dalam kebanyakan kasus, tindakan pengobatan yang telah disebutkan di atas bisa membantu mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat tenggorokan kering.

Namun, jika setelah beberapa hari tidak terjadi perbaikan yang signifikan, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang ahli medis.

Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini beberapa gejala yang dapat membuat Anda perlu menjadwalkan kunjungan ke dokter mencakup:
  • Gejala semakin parah
  • Terdapat darah yang terlihat dalam dahak atau air liur Anda
  • Tenggorokan sangat sakit secara berkala
  • Demam di atas 38°C
  • Kesulitan menelan
  • Nyeri dan kesulitan bernapas
  • Leher yang sakit dan kaku
  • Kesulitan membuka mulut
  • Keluarnya air liur berlebihan (pada anak-anak)
  • Pembengkakan dan nyeri pada sendi





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "8 Cara Mengatasi Tenggorokan Kering, Kapan Harus ke Dokter?"