Hagia Sophia

13 December 2023

Beberapa Tanda Ginjal Bermasalah pada Wanita

Ilustrasi ginjal bemasalah pada pria. (Foto: Getty Images/iStockphoto)

Ada sejumlah tanda ginjal bermasalah pada wanita yang harus diwaspadai. Pasalnya, ketika ginjal bermasalah, tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk membersihkan racun dan kotoran dari darah, mengendalikan tekanan darah, hingga menyaring cairan berlebih dari dalam tubuh.

Saat fungsi ginjal bermasalah, ada beberapa penyakit yang mengintai kesehatan ginjal, salah satunya penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD). Kondisi ini bisa dialami siapa saja, baik wanita maupun pria. Namun, menurut situs National Kidney Foundation, wanita memiliki risiko 14 persen lebih tinggi mengalami penyakit ginjal kronis. Sementara, pria hanya memiliki risiko sebanyak 12 persen.

Tak hanya itu, penyakit ginjal kronis juga menjadi momok yang mengerikan bagi kaum wanita. Berdasarkan dari World Kidney Day, penyakit ginjal kronis adalah salah satu penyumbang kematian tertinggi pada wanita. Lebih spesifik, penyakit ginjal kronis menempati urutan ke-8 sebagai penyebab kematian tertinggi pada wanita, dan diperkirakan menelan 600.000 korban setiap tahunnya.

Penyakit ginjal juga bisa menyebabkan sejumlah komplikasi pada wanita hamil. Ginjal yang bermasalah dapat memicu tekanan darah tinggi, preeklamsia, kelahiran prematur, hingga kematian perinatal. Selain penyakit ginjal kronis, beberapa kondisi yang ikut mengintai saat ginjal bermasalah di antaranya seperti batu ginjal, infeksi, gagal ginjal, hingga kanker ginjal.

Karenanya, penting untuk mengetahui apa saja gejala ginjal bermasalah pada wanita guna mencegah terjadinya kondisi yang lebih serius.

Gejala Ginjal Bermasalah Wanita

1. Sering Buang Air Kecil
Sering buang air kecil adalah gejala ginjal bermasalah pada wanita yang paling umum terjadi. Salah satu fungsi ginjal adalah menyeimbangkan kadar cairan dan mineral dalam tubuh. Ketika ginjal mengalami kerusakan, maka fungsi tersebut bisa ikut terganggu.

Akibatnya, cairan dan mineral dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Hal inilah yang dapat membuat wanita menjadi lebih sering ke kamar mandi, terutama di malam hari.

2. Anyang-anyangan
Anyang-anyangan, atau yang dalam bahasa medisnya disebut dengan disuria, adalah kondisi yang dapat memengaruhi kebiasaan buang air kecil. Umumnya, pengidap anyang-anyangan merasakan frekuensi buang air kecil yang lebih sering, tapi dengan jumlah urine yang sedikit.

Selain berkurangnya volume urine, pengidap anyang-anyangan juga kerap merasakan sensasi terbakar di sekitar organ vital. Anyang-anyangan yang terjadi dalam jangka panjang dapat menjadi gejala ginjal bermasalah, salah satunya batu ginjal.

3. Urine Berubah Warna dan Berbau
Urine berwarna coklat gelap atau seperti minuman cola merupakan salah satu gejala ginjal bermasalah yang tidak boleh diremehkan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penumpukan racun dan kotoran dalam tubuh.

Selain perubahan warna, waspada juga ketika bau urine mendadak menjadi lebih kuat atau menyengat. Jika kondisi ini berlangsung lebih dari beberapa hari, maka bisa menjadi indikasi adanya masalah pada ginjal.

4. Darah pada Urine
Ginjal yang sehat dapat menyaring racun dan kotoran dari dalam darah. Tapi jika ginjal mengalami masalah yang mengganggu fungsi filtrasi tersebut, maka sel darah yang harusnya dipertahankan malah bisa ikut terbuang lewat urine.

Inilah yang menyebabkan munculnya darah pada urine. Selain bercak darah, kondisi ini juga bisa membuat urine berubah warna menjadi merah terang.

5. Sakit di Bagian Pinggang
Gejala ginjal bermasalah pada wanita juga bisa berupa sakit di bagian pinggang. Ciri khas dari sakit pinggang akibat gangguan ginjal biasanya kerap terjadi di area bawah tulang rusuk. Sakit pinggang bisa terjadi di salah satu ataupun kedua sisi, dan biasanya tidak hilang meski sudah berganti posisi.

Sakit pinggang yang disertai kelainan pada urine berpotensi tinggi merupakan gejala ginjal bermasalah. Karenanya, segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut.

6. Kulit Gatal
Ginjal yang rusak tidak mampu menyaring racun dan kotoran dalam darah secara sempurna. Akibatnya, racun dan kotoran tersebut jadi mudah menumpuk dalam tubuh.

Penumpukan tersebut dapat menyebabkan efek samping berupa gatal pada kulit. Dalam jangka panjang, ginjal yang bermasalah juga bisa memicu terjadinya penyakit mineral dan tulang yang bisa membuat kulit menjadi kering dan gatal.

7. Bengkak di Kaki
Ginjal bermasalah pada wanita kerap menyebabkan pembengkakan di bagian kaki. Hal ini disebabkan oleh penumpukan cairan (edema) dan sodium yang tidak bisa tersaring secara sempurna.

Karena itu, pasien atau orang yang berisiko mengidap penyakit ginjal dianjurkan untuk membatasi makanan yang mengandung terlalu banyak garam.

8. Susah Tidur
Ketika proses filtrasi ginjal terganggu, maka racun dan kotoran bisa menumpuk di dalam darah. Penumpukan tersebut dapat membuat pengidap ginjal bermasalah menjadi tidak nyaman, sehingga bisa memengaruhi jadwal dan kualitas tidur.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "8 Tanda Ginjal Bermasalah pada Wanita yang Harus Diwaspadai"