Hagia Sophia

09 January 2024

Benarkah Status Hipertensi Bisa Ditularkan ke Pasangan?

Foto: iStock

Penelitian baru dalam Journal of American Heart Association dari Columbia University menemukan hubungan luar biasa antara pasangan dan tekanan darah tinggi. Status tekanan darah tinggi atau hipertensi yang dialami seseorang ternyata bisa 'menular' ke pasangannya.

"Banyak orang mengetahui bahwa tekanan darah tinggi umum terjadi pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua, namun kami terkejut menemukan bahwa di antara banyak pasangan lanjut usia, baik suami maupun istri menderita tekanan darah tinggi di AS, Inggris, Tiongkok, dan India," kata penulis studi senior Chihua Li dikutip dari Public Health Colombia University.

Peneliti melakukan studi di beberapa negara dengan mengamati detak jantung, konsumsi alkohol, BMI hingga aktivitas fisik. Pengamatan tersebut dilakukan pada puluhan ribu pasangan di China, India, Eropa dan AMerika Serkat dalam rentang waktu 2015-2019.

Hasilnya, banyak pasangan di AS, Inggris, China, dan India sama-sama mengidap tekanan darah tinggi. Di AS, di antara lebih dari 35 persen pasangan berusia 50 tahun atau lebih, keduanya memiliki tekanan darah tinggi.

Pasangan menikah di China melihat adanya koneksi sebesar 21 persen dan pasangan India memperoleh 20 persen terkait keterkaitan hipertensi dengan pasangan mereka.

Di AS dan Inggris, istri yang suaminya menderita tekanan darah tinggi memiliki kemungkinan 9 persen lebih besar untuk mengidap penyakit tersebut dibandingkan dengan perempuan yang pasangannya tidak mengidap hipertensi. Jumlah tersebut melonjak menjadi 19 persen di India dan 26 persen di China.

"Salah satu alasannya mungkin karena budaya. Di China dan India, terdapat keyakinan yang kuat untuk tetap bersatu sebagai sebuah keluarga, sehingga pasangan dapat lebih mempengaruhi kesehatan satu sama lain," beber Chihua Li.

Orang-orang yang tinggal bersama dan berbagi lingkungan yang sama lebih mungkin mengalami tingkat pemicu hipertensi yang serupa. Terlebih jika pemicunya adalah gaya hidup yang berakar di keluarga.

Mempertimbangkan keterkaitan ini, para ahli menyerukan penyesuaian hidup yang bermakna dan bermakna bagi seluruh keluarga yang akan mendorong umur panjang.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ada Risetnya! Suami-Istri Ternyata Rentan 'Berbagi' Hipertensi, Ini Sebabnya"