Hagia Sophia

16 January 2024

Dunia Dihebohkan Munculnya Jasad Mumi Alien Hasil Rekayasa

Penemuan jasad 'mumi alien' yang bikin heboh. (Foto: 20Detik)

Dua artefak yang diklaim jasad 'alien' di Peru sampai saat ini masih hangat diperbincangkan. Para ilmuwan baru-baru ini menyatakan bahwa dua 'mumi alien' tersebut merupakan 'boneka' yang tersusun dari tulang makhluk di bumi.

Kedua spesimen kecil tersebut dideskripsikan sebagai boneka humanoid oleh para ahli dalam konferensi pers yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Lima, Peru. Mereka meyakini bahwa kedua mumi itu dibuat dari bagian tubuh manusia dan hewan.

Tangan berjari tiga yang diyakini berasal dari wilayah Nazca di Peru juga dianalisis. Dari hasil tersebut, para ahli mengesampingkan adanya hubungan dengan kehidupan alien.

"Mereka bukan makhluk luar angkasa. Mereka adalah boneka yang terbuat dari tulang binatang dari planet ini yang disatukan dengan lem sintetis modern," kata Flavio Estrada, arkeolog di Institut Kedokteran Hukum dan Ilmu Forensik Peru yang dikutip dari Reuters, Senin (15/1).

Temuan 'Mumi Alien' Juga Pernah Bikin Heboh di Meksiko

Pada konferensi pers di Lima pada Jumat (13/1/2024), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Peru, tidak ada pernyataan para ahli yang mengaitkan boneka di kantor DHL dengan mayat alien yang dipresentasikan di Meksiko. Mereka menekankan bahwa sisa-sisa boneka di Meksiko juga bukan mahkluk luar angkasa.

Di samping itu temuan 'mumi alien' sempat bikin heboh setelah dipamerkan di Kongres Meksiko pada September tahun lalu. Selama presentasi acara tersebut, tim yang terdiri dari jurnalis Meksiko Jaime Maussan dan dokter medis militer José de Jesús Zalce Benítez menampilkan dua jenazah yang tingginya tidak lebih dari 3,3 kaki (1 meter), tampak kurus dengan kulit keabu-abuan, serta kepala besar. Dua jenazah itu diletakan di kotak seperti peti mati.

Beberapa ahli yang diperkenalkan tersebut bahkan mengklaim telah mempelajari lima spesimen serupa selama empat tahun.

Adapun bukti yang ditunjukkan pada saat itu berupa foto dan sinar X yang ditampilkan oleh peneliti. Mereka mengklaim gambar tersebut merupakan keaslian tubuh-tubuh tersebut, artinya tidak direkayasa oleh manusia.

Para ahli juga menunjukkan bahwa DNA dari mayat 'alien' tersebut adalah hibrida dan memiliki keturunan manusia. Meskipun Maussan menyatakan mayat-mayat tersebut 'nyata', para ahli tidak memberikan keterangan asal-usul dan tidak menyiratkan bahwa tubuh-tubuh tersebut 'ekstraterestrial'.

Pada sesi tersebut, Maussan fokus membuktikan keaslian tubuh-tubuh tersebut dengan memberikan pandangan dari para ahli medis. Meskipun demikian, sejumlah ahli mengkritik presentasi ini sebagai trik, dengan mengutip studi sebelumnya yang menemukan bahwa tubuh-tubuh tersebut terbukti terbuat dari tulang binatang dan manusia.

Menuai Kecaman dan Kontroversi

Penampakan artefak yang disebut alien ini sebenarnya sudah sempat menjadi berita utama pada tahun 2017 dan 2018. Pada saat itu, para ahli mengecam tubuh-tubuh tersebut karena merupakan bagian tubuh manusia yang dimanipulasi.

"Telah dibantah berdasarkan anatomi dan penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenazah adalah mumi manusia yang sengaja dimanipulasi agar tampak asing," kata Andrew Nelson, ketua antropologi di Western University di Ontario.

"Sangat menyedihkan melihat klaim Jaime Maussan kembali ke internet yang telah dibantah dengan baik," imbuhnya lagi.

Nelson mengatakan, bisa saja kaki jenazah yang mirip dengan alien tersebut diciptakan dengan memutilasi kaki mumi manusia. Ia juga menambahkan, apabila jenazah tersebut benar berusia 1.000 tahun yang lalu dan berasal dari Peru, seharusnya ini menimbulkan pertanyaan apakah mereka dijarah dan bagaimana mereka meninggalkan negara tersebut.

"Meskipun Maussan mengklaim memiliki bukti CT, C-14 dan DNA, dia belum menyajikan bukti tersebut untuk ditinjau oleh komunitas ilmiah," imbuhnya lagi.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Fakta-fakta Jasad 'Mumi Alien' yang Bikin Heboh Dunia, Ternyata Hasil Rekayasa"