Hagia Sophia

06 March 2024

BKKBN: Provinsi Aceh Urutan Pertama Keluarga Paling Bahagia di Indonesia

Ilustrasi keluarga di Aceh. (Foto: Rifkianto Nugroho)

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut Provinsi Aceh menjadi urutan pertama keluarga paling bahagia di Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi penilaian di Kabupaten Bener Meriah, tercatat sebagai kabupaten dengan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) tertinggi di Provinsi Banda Aceh yaitu 69,48.

"Kita BKKBN membuat indeks kebahagiaan keluarga, karena BKKBN visinya keluarga berkualitas. Saya apresiasi untuk Aceh. IBangga Aceh 65,38 paling tinggi se Indonesia. Indikatornya tiga yaitu tenteram, mandiri, bahagia," jelas Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Jumat (5/2/2024).

Indeks Pembangunan Keluarga adalah tolak ukur kualitas keluarga dari tiga aspek berikut:
  • Ketenteraman
  • Kemandirian
  • Kebahagiaan keluarga.
Meski menyandang status provinsi paling bahagia, Aceh dinilai memiliki banyak pekerjaan yang perlu diprioritaskan dalam Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Dokter Hasto dalam paparannya menjelaskan secara detil data-data apa saja yang harus diperhatikan Provinsi Aceh.

"Pertama, persentase pemakaian kontrasepsi modern (mCPR) masih agak tinggi yaitu 50,72. Artinya, pasangan usia subur yang berKB rata-rata baru 50 persen. Angka nasional menunjukkan mCPR rata-rata adalah 60,4 persen. Kedua, Unmet need atau kebutuhan KB yang belum terpenuhi di Provinsi Aceh adalah 13,4," terang Hasto.

Di sisi lain, tren penurunan stunting di Indonesia masih belum berubah secara signifikan.
Masih di angka 31,2 persen.

"Sebetulnya kami punya target untuk Aceh. Per kabupaten sudah kita targetkan berdasarkan proyeksi. Targetnya sudah kita pasang tidak sampai menyentuh 14 persen di 2024 karena angkanya terlalu berat. Tetapi arahan presiden betul-betul sampai 14 persen," lanjut dr Hasto.

"Stunting related dengan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan juga rata-rata kehamilan," ujar dr Hasto.

Menurut dr Hasto, di wilayah ini perempuan melahirkan rata-rata (TFR) masih di angka 2,42 (Long Form SP2020, BPS ). Masih di atas angka nasional 2,1.

"Dari 23 kabupaten/kota, hanya Kota Banda Aceh yang angkanya di bawah nasional, yaitu 2,04," jelas dr Hasto.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Provinsi Aceh Ranking 1 Keluarga Paling Bahagia di RI, Begini Kata BKKBN"