Hagia Sophia

20 February 2026

Konsumsi Buah dan Sayuran Berwarna Dapat Turunkan Risiko Beberapa Jenis Kanker

Foto ilustrasi: thinkstock

Menambahkan buah dan sayuran berwarna ke dalam menu harian disebut dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Selain menerapkan hidup sehat, konsumsi makanan bergizi yang beragam menjadi kunci menjaga kesehatan tubuh.

Menurut East Lancashire Hospitals NHS Trust, salah satu warna yang perlu diperhatikan saat berbelanja bahan makanan adalah merah. Para ahli menyarankan pasien untuk mengonsumsi buah atau sayuran berwarna demi mendukung kesehatan.

"Dengan mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna yang berbeda, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan," terang mereka, dikutip dari Mirror UK.

"Warna-warna tertentu sangat kaya akan senyawa pelindung, dan setiap buah atau sayuran memiliki kandungan dan mineral yang berbeda," tambahnya.

Maka dari itu, masyarakat dianjurkan untuk memasukkan berbagai warna dalam diet sehat, termasuk merah.

"Buah dan sayuran merah mengandung 'likopen' yang dapat membantu melindungi terhadap kanker tertentu," ujarnya.

Contoh makanan yang bisa dikonsumsi, seperti tomat, paprika merah, semangka, dan jeruk bali merah muda. Selain merah, warna lain yang juga penting yakni oranye, kuning, hijau, dan ungu.

Penelitian menunjukkan likopen yang merupakan antioksidan yang kuat dapat menurunkan kemungkinan beberapa kanker, terutama kanker prostat, dengan cara mengurangi stres oksidatif dan menghentikan pertumbuhan tumor. Meski begitu, hasil penelitian masih beragam.

"Buah dan sayuran berwarna oranye kaya akan beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk kesehatan kulit. Sementara sayur dan buah berwarna kuning, mengandung karotenoid, yang melindungi mata kita," tulis para ahli.

"Buah dan sayuran berwarna hijau mengandung senyawa pemberi energi dan zat besi yang dapat membantu mencegah anemia. Yang berwarna ungu merupakan sumber antosianin yang baik, yang merupakan zat anti penuaan yang hebat."

Beberapa contoh makanan dalam konsep 'pelangi antara lain labu, nektarin, aprikot, jagung manis, paprika kuning, bayam, anggur hijau, anggur merah, terong, dan plum. Pilihan lain termasuk wortel, mangga, zucchini kuning, sayuran hijau musim semi, kiwi, kubis merah, dan blackcurrant.

Orang dianjurkan menambah warna yang masih kurang dalam pola makan dengan lebih banyak buah dan sayur, tetapi tetap menjaga variasinya. Sebab, mengonsumsi lima buah atau sayur dengan warna sama hanya dihitung sebagai satu porsi.

"Kampanye Lima Porsi Sehari didasarkan pada saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal 400 g buah dan sayuran setiap hari untuk menurunkan risiko masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin 'Lolos' dari Kanker? Pastikan Makanan Ini Ada di Piringmu"