![]() |
| Ilustrasi (Foto: Getty Images/Farknot_Architect) |
Ternyata 'you are what you eat' bukan sekadar kiasan. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances berhasil menghitung secara spesifik berapa banyak tambahan usia yang bisa didapat seseorang hanya dengan memperbaiki pola makan mereka.
Dikutip dari Medical Xpress, tim peneliti dari Huazhong University of Science and Technology, China, menganalisis data lebih dari 100.000 partisipan dari UK Biobank. Mereka memantau pola makan dan kondisi kesehatan para sukarelawan selama lebih dari 10 tahun untuk melihat kaitan antara pilihan makanan dan angka harapan hidup.
Peneliti mengevaluasi lima pola makan sehat yang sudah tervalidasi secara medis. Berikut adalah rincian perkiraan tambahan usia yang bisa didapat seseorang (dihitung mulai usia 45 tahun) jika beralih ke pola makan tersebut:
- AHEI (Alternative Healthy Eating Index): Diet ini fokus pada kualitas nutrisi secara menyeluruh dan menghindari makanan olahan. Estimasi tambahan usia: 4,3 tahun (pria) dan 3,2 tahun (wanita).
- Diabetes Risk Reduction Diet: Pola makan tinggi serat dan rendah gula untuk mencegah lonjakan insulin. Estimasi tambahan usia: 3,0 tahun (pria) dan 1,7 tahun (wanita).
- Diet Mediterania: Pola makan yang kaya akan lemak sehat seperti minyak zaitun, ikan, serta sayur-sayuran. Estimasi tambahan usia: 2,2 tahun (pria) dan 2,3 tahun (wanita).
- Plant-based Diet: Fokus pada sumber makanan berbasis nabati dan meminimalkan produk hewani. Estimasi tambahan usia: 2,1 tahun (pria) dan 1,9 tahun (wanita).
- Diet DASH: Dirancang khusus untuk mengontrol hipertensi dengan asupan rendah garam dan tinggi mineral. Estimasi tambahan usia: 1,9 tahun (pria) dan 1,8 tahun (wanita).
Genetik Bukan Segalanya
Salah satu temuan paling menarik dari studi ini adalah bahwa pola makan sehat tetap memberikan manfaat luar biasa, terlepas dari apakah seseorang memiliki "gen panjang umur" atau tidak.
Peneliti memeriksa 19 varian genetik yang berkaitan dengan umur panjang pada para peserta. Hasilnya tetap konsisten, pola makan sehat mampu memperpanjang hidup bahkan bagi mereka yang secara genetik tidak memiliki garis keturunan umur panjang.
"Temuan kami menggarisbawahi keuntungan dari pola diet sehat dalam memperpanjang harapan hidup, terlepas dari faktor genetik," ungkap tim peneliti dalam laporannya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin Panjang Umur? 5 Pola Makan Ini Terbukti Tambah Usia hingga 4 Tahun"
