Hagia Sophia

17 March 2026

Statin Bisa Dipertimbangkan Mulai Usia 30

Foto: Getty Images/sittithat tangwitthayaphum

Jutaan orang dewasa perlu mempertimbangkan mulai mengonsumsi obat penurun kolesterol lebih awal untuk memangkas risiko serangan jantung dan stroke. Hal ini tertuang dalam pedoman medis terbaru yang dirilis oleh American College of Cardiology dan American Heart Association bersama sembilan organisasi medis lainnya.

Pedoman setebal 123 halaman tersebut menekankan pentingnya tidak menunda penanganan kolesterol tinggi, bahkan sejak usia 30-an. Menurut panduan terbaru itu, penanganan lebih dini dapat secara signifikan menurunkan risiko serangan jantung atau stroke sepanjang hidup seseorang.

Statin Bisa Dipertimbangkan Mulai Usia 30

Terapi obat statin dianjurkan selain perubahan gaya hidup seperti diet sehat dan olahraga. Rekomendasi ini berlaku bagi orang dewasa usia sekitar 30 tahun yang memiliki:
  • kadar LDL (kolesterol jahat) ≥160 mg/dL,
  • riwayat keluarga kuat penyakit jantung dini
  • risiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular dalam 30 tahun ke depan.
Statin merupakan salah satu jenis obat yang paling sering diresepkan untuk menurunkan kolesterol. Obat ini bekerja dengan menurunkan kadar LDL yang dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak.

Untuk orang dewasa usia 30 hingga 79 tahun yang mulai mengonsumsi statin dan memiliki risiko borderline atau menengah, pedoman terbaru menyarankan kadar LDL diturunkan hingga di bawah 100 mg/dL untuk mencegah serangan jantung atau stroke pertama.

Sementara pada kelompok berisiko tinggi, targetnya lebih ketat, yaitu di bawah 55 mg/dL.

Fokus Baru: Risiko 30 Tahun, Bukan Hanya 10 Tahun

Selama ini, dokter biasanya menilai risiko penyakit jantung berdasarkan proyeksi 10 tahun. Namun pada usia 30-an, risiko jangka pendek sering terlihat rendah secara statistik.

Menurut kardiolog Jennifer Haythe dari NewYork-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center, pendekatan tersebut kini mulai berubah.

Ia menjelaskan paparan kolesterol LDL yang tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, sehingga semakin lama kadar LDL tinggi tidak dikendalikan, semakin besar risiko penyakit jantung di masa depan.

Di Amerika Serikat sendiri terdapat sekitar 65 hingga 70 juta orang berusia 30 sampai 44 tahun. Jika sebagian kecil dari kelompok ini memiliki LDL di atas 160 mg/dL, jutaan orang berpotensi memenuhi kriteria terapi statin berdasarkan pedoman baru.

Pedoman terbaru juga menyarankan penggunaan kalkulator risiko yang lebih mutakhir dari American Heart Association, yaitu PREVENT (Predicting Risk of Cardiovascular Disease EVENTs).

Alat ini membantu dokter menilai risiko penyakit kardiovaskular dalam 10 tahun dan 30 tahun ke depan pada orang dewasa usia 30 hingga 79 tahun.

Namun kalkulator tersebut tidak langsung menentukan terapi. Hasilnya menjadi dasar diskusi antara dokter dan pasien untuk menentukan langkah pencegahan yang paling tepat.

Manfaat Memulai Pengobatan Lebih Dini

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian utama di Amerika Serikat, dengan satu orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular setiap sekitar 34 detik.

Kardiolog dari Cleveland Clinic, Steven Nissen, menilai pedoman baru ini penting karena menekankan risiko sepanjang hidup, bukan hanya risiko jangka pendek.

Menurutnya, memulai pengobatan lebih dini bisa memberikan keuntungan besar.

Jika kadar LDL diturunkan sejak muda, rata-rata paparan kolesterol sepanjang hidup akan lebih rendah, sehingga risiko serangan jantung atau stroke juga berkurang.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jutaan Orang Dihantui Kolesterol, Ini Pedoman di AS untuk Usia Muda soal Obat Statin"