Hagia Sophia

17 March 2026

Sangat Menular, 1 Kasus Campak Tularkan Virus ke 18 Orang

Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan cakupan imunisasi campak di Indonesia bisa mencapai sedikitnya 95 persen dalam satu hingga dua minggu ke depan, sebelum momen Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Menurut Budi, program percepatan imunisasi saat ini sudah berjalan sekitar satu minggu dan menunjukkan hasil cukup baik.

"Nah hari ini sudah jalan satu minggu. Saya lihat hasilnya penetrasinya bagus. Angka pastinya saya belum dapat. Tapi memang kita ngejar ini kalau bisa sebelum Lebaran," kata Budi di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan pelaksanaan imunisasi saat ini telah berjalan di sekitar 50 kabupaten/kota di berbagai daerah.

Target percepatan imunisasi ini penting dicapai sebelum Lebaran karena mobilitas masyarakat akan meningkat drastis selama periode mudik. Kondisi tersebut berpotensi mempercepat penyebaran penyakit, termasuk campak.

"Nah kalau anak-anak ini terkena campak atau ada orang tua yang terkena campak kemudian bergerak, itu bisa menularkan yang lain," ujarnya.

Budi mengingatkan, penyakit campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya.

Untuk mencegah penyebaran meluas, ia menekankan pentingnya kekebalan kelompok atau herd immunity yang hanya bisa tercapai jika cakupan imunisasi mencapai minimal 95 persen.

"Itu kalau kita mau menahan penularan kayak COVID dulu, ini harus 95 persen memiliki kekebalan karena imunisasi," kata Budi.