Hagia Sophia

07 January 2023

Hasil Penelitian: Kurang Minum Bisa Tingkatkan Kematian Dini

Kurang minum bikin mati muda? (Foto: iStock)

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang minum air putih bisa meningkatkan risiko kematian dini. Ini berdasarkan penelitian yang melibatkan 11.255 orang dewasa, yang diwawancarai lima kali selama 25 tahun dengan mengacu pada faktor-faktor seperti status sosial ekonomi dan riwayat kesehatan keluarga.

Dalam uji klinis, para relawan studi memberikan ukuran natrium dalam serum darah mereka yang digunakan sebagai indikator asupan cairan mereka. Biasanya, semakin banyak air yang diminum, akan semakin rendah kadar natrium dalam aliran darah seseorang.

"Hasilnya menunjukkan bahwa hidrasi yang tepat dapat memperlambat penuaan dan memperpanjang hidup bebas penyakit," kata ilmuwan penelitian Natalia Dmitrieva, dari National Heart Lung and Blood Institute (NHLBI) di Maryland, dikutip dari Science Alert, Jumat (6/1/2023).

Penelitian sebelumnya telah menyoroti hubungan antara kadar natrium yang lebih tinggi dalam darah dan peningkatan risiko gagal jantung. Kisaran normal kadar natrium dalam darah seseorang biasanya turun antara 125 hingga 146 miliekuivalen per liter (mEq/L).

Dalam studi tersebut, sampel serum dengan kadar natrium yang lebih tinggi juga mungkin mengandung kadar hingga 15 pernanda berbeda dari kesehatan biologis penuaan.

Misalnya, mereka yang memiliki kadar natrium di atas 142 mEq/L memiliki 10 hingga 15 persen peningkatan kemungkinan terkait menjadi lebih tua secara biologis daripada usia mereka, jika dibandingkan dengan mereka yang menunjukkan rentang yang lebih khas.

Ada juga risiko terkait 64 persen lebih besar untuk mengalami penyakit kronis, seperti:
  • Gagal jantung
  • Stroke
  • Fibrilasi atrium
  • Penyakit paru-paru kronis
  • Diabetes
  • Demensia
Maka dari itu, para peneliti menyarankan untuk mengukur kadar natrium dalam darah. Selain itu, lebih banyak mengkonsumsi air putih dan mengonsumsi hal lain yang bisa membantu menghidrasi tubuh seperti jus, sayuran, dan buah-buahan.

"Tujuannya adalah memastikan pasien mengkonsumsi cukup cairan, sambil menilai faktor-faktor, seperti obat-obatan, yang dapat menyebabkan kehilangan cairan," kata peneliti senior Manfred Boehm, dari NHLBI.

"Dokter mungkin juga perlu menunda rencana perawatan pasien saat ini, seperti membatasi asupan cairan untuk gagal jantung," sambungnya.

Meski begitu, asupan air putih bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kadar natrium dalam darah. Namun, penelitian ini menunjukkan betapa besarnya risiko dehidrasi terhadap tubuh.

"Penurunan kadar air tubuh adalah faktor paling umum yang meningkatkan natrium serum. Oleh karena itu, hasilnya menunjukkan bahwa tetap terhidrasi dengan baik dapat memperlambat proses penuaan dan mencegah atau menunda penyakit kronis," pungkasnya.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awas! Kurang Minum Bisa Bikin Mati Muda, Begini Penjelasannya"