Hagia Sophia

07 January 2023

Wanita Ini Miliki 20 Kepribadian, Sempat Dikira Kemasukan Setan

Wanita idap gangguan kepribadian mengira kerasukan setan.(Foto: Getty Images/PonyWang)

Seorang wanita berusia 32 tahun bernama Emma Lavar terus mengalami ketakutan karena mengira dirinya dirasuki oleh hantu selama bertahun-tahun.

Dikutip dari Metro, ketika Emma berusia 11 tahun, ia mulai terbangun dengan cedera yang tidak Emma ingat, atau datang ke tempat-tempat yang ia tidak pernah datangi.

Selama bertahun-tahun, kondisi tersebut membuat Emma meminta pertolongan kepada tenaga kesehatan mental profesional. Ia didiagnosa mengidap skizofrenia paranoid dan gangguan kepribadian yang tidak stabil secara emosional.

Ternyata, diagnosis tersebut keliru. Sebenarnya, Emma mengidap Gangguan Identitas Disosiatif (GID) dan menyadari dua puluh kepribadian yang berbeda. Ia mengetahui hal tersebut saat berusia 31 tahun.

"Sebelum saya di diagnosa GID, saya takut dihantui atau dirasuki," kata Emma yang merupakan seorang penulis lepas dan pemilik usaha kecil dari London.

"Saya akan kehilangan banyak waktu dan tidak tahu apa yang telah saya lakukan. Kadang-kadang saya datang ke tempat-tempat asing dan tidak tahu bagaimana saya sampai di sana," jelasnya.

Emma saat ini menyadari total dua puluh kepribadian yang berbeda, dan belajar cara yang lebih sehat serta lebih harmonis untuk hidup bersama semua kepribadian yang berbedanya itu. Upaya tersebut untuk menghentikan mereka dari perilaku merusak diri sendiri yang dapat melukai Emma.

"Terapi berfokus pada membantu membangun komunikasi antara semua keadaan kepribadian yang berbeda, meruntuhkan hambatan disosiatif yang telah dibangun oleh pikiran, memproses ingatan dan emosi atau keyakinan seputar trauma sampai semua bagian dapat bersatu sebagai kepribadian ganda yang bahagia atau satu kepribadian yang menyatu," Emma berbagi.

Apa Itu GID?

Gangguan Identitas Disosiatif (GID) disebut juga dengan gangguan kepribadian ganda, adalah kondisi mental di mana orang yang mengidap GID memiliki dua atau lebih identitas yang berbeda. Kepribadian yang berbeda ini mengontrol perilaku pada waktu yang berbeda pula.

GID dapat menyebabkan kesenjangan dalam ingatan dan halusinasi seseorang, mempercayai sesuatu yang nyata padahal sebenarnya tidak. Setiap identitas masing-masing memiliki sejarah, sifat, suka dan tidak suka.

Apa Penyebab Seseorang Mengidap GID?

GID biasanya merupakan hasil dari pelecehan seksual atau fisik selama masa kanak-kanak, terkadang juga peristiwa traumatis yang dialami saat kecil. Oleh karena itu, gangguan tersebut merupakan cara seseorang untuk menjauhkan atau melepaskan diri dari trauma.

Apa Saja Tanda dan Gejala GID?

Seseorang dengan GID memiliki dua atau lebih identitas yang berbeda. Identitas 'inti' adalah kepribadian orang yang asli. Sedangkan 'alter' adalah kepribadian alternatif seseorang.

Alter cenderung sangat berbeda satu sama lain. Identitas tersebut bisa jenis kelamin, etnis, minat, dan cara berinteraksi yang berbeda dengan lingkungannya.

Tanda dan gejala umum GID meliputi kecemasan, khayalan, depresi, disorientasi, penyalahgunaan obat atau alkohol, hilang ingatan, hingga pikiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Wanita yang Punya 20 Kepribadian, Awalnya Mengira Kerasukan Setan"