Hagia Sophia

07 January 2023

Tips Obati Luka Memar dan Bengkak Akibat Jatuh

Foto: ilustrasi/thinkstock

Luka memar adalah hal yang umum terjadi kepada seseorang ketika terjatuh atau mengalami benturan. Luka memar bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi ada juga cara-cara untuk mempercepat penyembuhan.

Berikut ini akan kita ulas penjelasan lengkap mengenai luka memar, mulai dari ciri-cirinya hingga cara mengobatinya. Selain itu, kita ulas pula penyebab terjadinya memar dan bagaimana mekanisme tubuh menyembuhkan memar.

Apa Ciri-ciri Luka Memar?

Luka memar atau disebut juga ekimosis muncul ketika pembuluh darah di permukaan kulit rusak, biasanya akibat dari benturan atau jatuh. Pembuluh darah ini pecah sehingga darah tergenang di bawah kulit.

Darah kemudian membeku hingga terjadi proses penyembuhan. Sebelum benar-benar sembuh, kulit akan mengalami perubahan warna karena memar.

Berikut ini sejumlah ciri-ciri luka memar seperti dilansir dari Healthline dan Verywell Health.
  • Terjadi perubahan warna pada kulit di area yang terluka menjadi merah, biru, ungu, kuning atau cokelat.
  • Lebar area yang mengalami perubahan warna lebih dari satu sentimeter.
  • Area yang memar biasanya sensitif terhadap sentuhan. Saat tersentuh, bagian yang memar akan terasa sakit.
  • Memar juga sering diikuti dengan bengkak.
Cara Mengobati Luka Memar di Rumah

Sebagian besar luka memar dapat sembuh dengan sendirinya. Dirangkum dari Medical News Today dan Healthline, Anda dapat mempercepat penyembuhan dengan melakukan beberapa hal ini.

Kompres Dingin dan Panas
Kompres dingin dilakukan pada 24-48 jam pertama setelah terjadi memar. Kompres dingin berfungsi untuk menghentikan pendarahan di dalam kulit. Setelah 48 jam ketika darah sudah membeku, kompres dengan air panas beberapa kali dalam sehari. Kompres panas berfungsi untuk memperlancar aliran darah dan meredakan nyeri.

Istirahatkan Bagian yang Memar
Selama masih memar dan nyeri, usahakan untuk mengistirahatkan bagian yang memar. Jika beraktivitas, lakukan gerakan yang aman sehingga memar tidak membesar.

Minum Obat
Beberapa obat yang bisa dikonsumsi yaitu obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen untuk mengurangi pembengkakan yang menyakitkan.

Pergi ke Dokter
Pergilah ke dokter jika memar tak kunjung sembuh atau terjadi memar dengan penyebab yang tidak jelas. Sebab memar yang tidak jelas penyebabnya bisa jadi berkaitan dengan penyakit lainnya.

Dokter mungkin akan merekomendasikan pemindaian X-ray atau MRI, mengambil sampel darah untuk memeriksa jumlah trombosit dan faktor pembekuan seseorang.

Faktor Penyebab Terbentuknya Luka Memar

Luka memar terjadi karena beberapa penyebab, antara lain:

1. Benturan
Penyebab paling umum adalah karena benturan, bisa karena terjatuh, kecelakaan, atau terbentur saat berolahraga. Saat terjadi benturan yang tidak menimbulkan kulit robek, pembuluh darah yang pecah mengalirkan darah di bawah kulit. Darah di bawah kulit ini kemudian membeku dan membuat kulit berwarna biru, merah, ungu atau hitam.

2. Obat
Konsumsi obat ternyata juga bisa membuat memar atau ekimosis. Obat tersebut antara lain aspirin, antibiotik, kortikosteroid, dan suplemen makanan seperti ginkgo biloba.

3. Faktor Usia
Ketika usia semakin tua, kulit akan semakin tipis. Kulit yang tipis membuat pembuluh darah menjadi mudah pecah dan menyebabkan muncul titik-titik seperti memar. Ekimosis ini biasanya tidak terasa sakit.

4. Masalah Kesehatan
Penyebab lain yang membuat memar adalah masalah kesehatan. Riwayat penanganan penyakit yang pernah dialami juga bisa membuat memar. Berikut ini di antaranya.
  • Menjalani operasi
  • Kelainan trombosit, seperti jumlah trombosit yang rendah
  • Tulang patah atau retak
  • Penyakit ginjal stadium akhir
  • Hemofilia dan gangguan perdarahan lainnya
  • Leukemia
  • Demam berdarah.
5. Kondisi yang Sering Dikaitkan
Kulit berubah warna seperti memar terkadang bukan termasuk ekimosis. Ada dua jenis pendarahan lain pada kulit, yaitu:
  • Purpura, yakni bintik atau bercak ungu tua dengan diameter 4-10 mm. Warna ini sering memiliki batas yang jelas. Purpura tidak disebabkan karena benturan, tetapi lebih pada konsumsi obat atau masalah pembekuan darah.
  • Petechiae, yakni bintik-bintik sangat kecil berwarna ungu, merah atau cokelat. Penyebabnya adalah masalah kapiler yang merupakan pembuluh darah kecil dan muncul berkelompok. Petechiae juga terjadi bukan karena benturan, namun lebih pada konsumsi obat atau kondisi kesehatan lainnya.
Perubahan Warna Luka Memar Hingga Sembuh

Warna pada luka memar terus berubah seiring proses penyembuhan. Pada awal mengalami benturan, biasanya kulit masih berwarna agak kemerahan dan timbul benjolan. Dalam proses penyembuhan, warna akan berubah dan benjolan pun mengecil hingga kulit menjadi seperti semula.

Urutan perubahan warna yang mungkin akan Anda lihat pada kulit yang memar biasanya mengikuti urutan ini:
  • Merah atau ungu
  • Hitam atau biru
  • Cokelat
  • Kuning
  • Kembali seperti semula
Nah itulah tadi telah kita ulas secara lengkap mulai dari penjelasan apa itu memar yang juga disebut ekimosis, kemudian juga uraian tentang ciri-ciri memar dan penyebabnya, beserta cara mempercepat penyembuhan luka memar. Semoga bermanfaat.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cara Mengobati Luka Memar dan Bengkak Akibat Jatuh"