Hagia Sophia

12 January 2023

Ribuan Feses Disimpan Ilmuwan untuk Penelitian Penyakit di Masa Depan

Ilustrasi penyakit (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)

Menurut para ilmuwan, kotoran ternyata dapat menjadi kunci untuk menyelamatkan umat manusia dari kepunahan.

Dikutip dari New York Post, para ilmuwan di Swiss sedang mencari kotoran dari seluruh dunia, yang kemudian disimpan dalam lemari es di Universitas Zurich.

Sebuah tim yang dipimpin oleh ahli mikrobiologi Adrian Egli, yang juga merupakan seorang direktur Institute of Medical Microbiology, sedang mengumpulkan feses dengan harapan dapat menciptakan lemari besi untuk melindungi berbagai macam bakteri dari usus manusia, yang mengandung triliunan mikroba.

Beberapa dari mereka berpotensi membantu umat manusia di masa depan jika mikroba tertentu di usus hilang dan perlu dipulihkan.

Egli berharap sampel dapat dikultur ulang suatu hari nanti jika manusia membutuhkannya. Ia juga memperingatkan bahwa karena pola makan dan gaya hidup modern mengubah mikroba usus, serta keragamannya menyusut. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah besar sampel dari seluruh dunia.

Sejauh ini, sekitar 3.000 sampel telah dikumpulkan sejauh ini. Targetnya adalah 100.000, dan telah disimpan pada suhu -112°F (-80°C).

"Kalau gajah itu punah, dari segi kesehatan sendiri tidak ada masalah, (namun) jika mikrobioma Anda terganggu dengan cara tertentu, itu bisa menimbulkan konsekuensi yang luar biasa," ujar Egli.

Mikroba sangat penting bagi manusia karena membantu menyerap nutrisi dari makanan dan membantu melindungi dari infeksi. Para peneliti juga melihat adanya hubungan antara mikroba dan depresi, respon imun, harapan hidup, dan bahkan hilangnya memori.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ilmuwan Simpan Ribuan Feses Buat Teliti Penyakit di Masa Depan"