Hagia Sophia

12 January 2023

Pakar IPB: Ini Efek Nitrogen Cair, Bisa Timbulkan Luka Bakar dan Lambung Bocor

Efek berbahaya nitrogen cair pada 'chiki ngebul' bagi tubuh, (Foto: Getty Images/iStockphoto/energyy)

Baru-baru ini tercatat lebih dari 20 kasus anak yang mengalami keracunan jajanan 'chiki ngebul' atau 'chikbul' akibat penggunaan nitrogen cair. Bahkan, beberapa kasus di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit usai mengkonsumsi jajanan tersebut.

Menurut pakar teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Nuri Andarwulan, nitrogen cair tidak seharusnya digunakan sebagai bahan tambahan pangan. Sebab, kandungan nitrogen cair yang digunakan dalam jajanan ciki ngebul ini bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi atau tertelan.

"Nitrogen cair berupa cairan jernih tidak berasa atau warna dengan titik didihnya -195,79 derajat celsius," beber Nuri dalam webinar daring 'Kewaspadaan Dini Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji', Rabu (11/1/2023).

"Nitrogen cair merupakan cairan cryogenic untuk mempercepat pembekuan dan dapat menyebabkan radang dingin (frostbite) setelah kontak dengan jaringan hidup," sambung dia.

Lalu, seberapa bahayanya jika nitrogen cair ini berkontak dengan tubuh manusia?

Jika Nitrogen Cair Kontak dengan Kulit dan Mata

Nuri mengatakan hal ini bisa menyebabkan luka bakar dingin yang parah hingga radang dingin.

"Jadi bukan nitrogen cair ini terbakar karena api, tapi karena suhunya yang sangat dingin menyebabkan luka yang seperti luka bakar," ungkap Nuri.

Bahaya Biologis dari Nitrogen Cair

Nitrogen cair ini juga bisa menyebabkan bahaya biologis, yakni antara kulit atau pipa atau bejana yang tidak diinsulasi. Misalnya, kemasan 'chiki ngebul' yang ada di pasaran itu tanpa insulasi bisa menyebabkan luka bakar dingin yang parah.

Seberapa Bahaya Nitrogen Cair pada Sistem Pencernaan?

Cedera paling serius yang terjadi jika nitrogen cair ini tertelan adalah barotrauma gastrointestinal atau cedera trauma di saluran pencernaan atas hingga lambung. Ini terjadi karena ada peningkatan penekanan di dalam perut.

Kondisi lambung bocor saat tertelan nitrogen cair terjadi karena adanya penekanan yang sangat tinggi di organ dalam tubuh dan berubah menjadi uap.

"Kira-kira kalau kita misalnya tidak sengaja tertelan satu sendok makan misal 10 ml, akan menjadi 7 liter volumenya. Bisa dibayangkan satu sendok makan menjadi 7 liter," jelas Nuri.

Kondisi ini membuat pasien akan mengalami distensi perut yang parah dan menyakitkan setelah dikonsumsi karena peningkatan volume dan tekanan dalam saluran pencernaan. Pasien akan mengalami rasa sakit yang luar biasa akibat tekanan tersebut.

Akibat kenaikan tekanan ini, biasanya menyebabkan nekrosis jaringan dan pecahnya lambung di kelengkungan perut yang lebih rendah dan membutuhkan pembedahan.

Bagaimana Jika Uap Nitrogen Cair Terhirup?

Tak hanya saat tertelan, uap nitrogen yang terhirup jika bisa sangat berbahaya. Nuri mengatakan nitrogen akan menguasai paru-paru, seperti menggantikan oksigen.

Jika ini terjadi, bisa mengakibatkan pusing, mual, muntah, kehilangan kesadaran, pernapasan cepat, sesak napas tanpa peringatan, hingga kematian.

"Saat dikonsumsi, anak-anak dan remaja sangat suka karena bisa mengeluarkan asap dari hidung atau napas naga 'dragons breath'. Kalau dilihat dari praktiknya, risikonya ya ini kalau tersedot atau menghirup nitrogen cair yang menjadi uap," pungkasnya.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pakar IPB Beberkan Efek Nitrogen Cair Chikbul, Luka Bakar sampai Lambung Bocor"