Hagia Sophia

11 February 2023

Korban Gempa Tewas Akibat Gempa Turki Lebih 20 Ribu

Gempa Turki-Suriah. (Foto: AP Photo/Hussein Malla)

Melampaui prediksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), korban tewas akibat gempa Turki hingga Suriah menembus 21.051 jiwa berdasarkan catatan Jumat pagi (10/2/2023). Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang selatan dan bagian tenggara negara itu pada Senin kemarin.

Dari 21 ribu korban jiwa, sekitar 3 ribu di antaranya dilaporkan tewas di Suriah dan lebih dari 75 ribu mengalami luka akibat bencana di kedua negara tersebut.

Jumlahnya juga jauh di atas perkiraan Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) hingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut USGS sebelumnya korban gempa di Turki-Suriah mencapai 10 ribu jiwa, sementara WHO memprediksi korban jiwa akibat bencana ini bisa mencapai 20 ribu orang.

Otoritas setempat menyebut kemungkinan besar total korban jiwa akan terus bertambah seiring dengan evakuasi masih terus berlangsung. Pasalnya, penyelamatan belum dilakukan ke seluruh wilayah terdampak gempa.

Banyak warga menilai pemerintah cenderung lambat dalam menangani kasus bencana ini, sehingga beberapa di antara mereka tidak berhasil selamat. Bahkan, beberapa wilayah terdampak baru mendapat bantuan pasca 12 jam bencana terjadi.

"Orang-orang yang tidak meninggal dunia akibat gempa bumi dibiarkan mati kedinginan," kata seorang warga Hakan Tanriverdi kepada AFP di Provinsi Adiyaman.

Gempa dahsyat yang menimpa Turki diketahui menjadi yang terbesar sejak 100 tahun terakhir yakni 1939. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan negaranya berada di status darurat khususnya 10 provinsi paling terdampak.

"Kami memutuskan untuk mengumumkan keadaan darurat guna memastikan bahwa penyelamatan dan pemulihan kami dapat dilakukan dengan cepat," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Lampaui Prediksi WHO, Jumlah Korban Tewas Gempa Turki Capai 21 Ribu"