Hagia Sophia

11 February 2023

Wanita Ini Ketahuan Alami Kanker Kulit Usai Ikuti Tren Kecantikan TikTok

Foto: dok. iStock

Wanita di Alabama, Amerika Serikat (AS), Helen Bender (26), mengetahui dirinya mengidap kanker stadium empat setelah mengikuti tren kecantikan TikTok Guasha. Tren tersebut merupakan tren yang berusia 2.000 tahun asal China yang menggosokkan kulit dengan batu pipih.

Pada April 2022, wanita yang bekerja sebagai agen real estate ini menemukan benjolan besar di bawah kulitnya. Benjolan tersebut terletak di rahang sebelah kirinya.

Di saat yang sama, Helen juga berhasil menurunkan berat badannya. Benjolannya semakin membesar, ia segera memeriksakan dirinya ke dokter.

"Saya ingat tatapan kosong di wajah saya, sangat kabur," kata Helen dikutip dari The Sun.

"Saya meminta tunangan saya datang dan menemui saya di kantor dokter, kami berdua menangis," tambahnya.

Sebelumnya, Helen pernah didiagnosis kanker kulit (melanoma) dan sudah mendapatkan remisi. Dia menjalani pemeriksaan kanker tahunan, tetapi melewatkan janji temu tahun 2022.

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya dan menyebar ke seluruh tubuh. American Cancer Society (ACS) mencatat sebanyak 97.610 warga AS didiagnosis melanoma.

Pemindaian lebih lanjut mengungkapkan bahwa kanker Helen telah menyebar ke seluruh tubuhnya, termasuk di paru-paru dan sistem pencernaannya. Dokter juga menemukan 20 tumor dalam tubuhnya.

"Saya bertanya kepada dokter saya berapa lama menurutnya saya akan melakukannya, dan dia mengatakan seseorang telah datang kepadanya pada tahap yang sama dan mereka meninggal dalam enam minggu," kenang Helen.

"Saya tidak bisa memberi tahu ayah saya, sangat sulit untuk menyampaikan berita semacam itu kepada anggota keluarga," lanjutnya. 
@helenbender TW: Large tumor and very unflattering photos of me :) #cancer #immunotherapy #dermatologist #doctorsoftiktok #skincare #sunscreen ♬ Pieces (Solo Piano Version) - Danilo Stankovic
Helen memulai kursus imunoterapi di Mitchell Cancer Institute di Mobile, Alabama, pada awal Juni 2022. Pengobatan tersebut awalnya menyebabkan tumor membengkak sehingga, ketika Helen bertemu orang asing mereka menghentikanya mendoakan untuk kesembuhannya.

"Itu sangat menyakitkan di rahang saya, benjolan itu menekan saraf dan sulit untuk menelan," pungkas Helen

"Saya memiliki tumor yang sangat besar di paha kiri saya, seukuran kepalan tangan saya, tumbuh sangat besar sehingga otot saya terasa sangat sakit," tuturnya

Helen juga menuturkan dirinya sulit beraktivitas seperti pergi ke kamar mandi. Sekarang pembengkakannya telah berkurang, tumor Helen tidak lagi menyakitkan dan dia optimis bahwa dirinya akan segera sembuh.

"Saya memiliki obat satu setengah tahun lagi, dan mereka memperkirakan saya akan sembuh dalam waktu kurang dari dua tahun," kata Helen.

Helen mengimbau orang-orang untuk memeriksakan dirinya sebelum terlambat. Sementara itu, adik Helen, Virginia Bender menggalang dana untuk pengobatan kakaknya.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Wanita Ketahuan Kanker Kulit Stadium 4 gegara Tren Viral TikTok"