Hagia Sophia

08 July 2023

Ini Kemungkinan Penyebab Perut Bergelambir Seperti yang Dialami Kiky Saputri

Komika Kiky Saputri jadi korban bully usai pamer perut. (Foto: instagram @kikysaputri)

Kiky Saputri mendapat komentar negatif saat pamer perut. Sejumlah komentar negatif dari netizen warganet tentang perutnya itu diunggahnya di media sosial.

"Ya Allah, harus banget sempurna ya sekarang kalau hidup. Sedih tapi ngakak. Da aku mah apa atuh, banyak gelambir, nasib punya badan ager-ager. Maafin aku ya sista-sista perfecto," tulis Kiky Saputri.

Perut yang bergelambir memang kerap membuat seseorang insecure. Padahal, itu hal yang normal-normal saja.

Meski begitu, kondisi ini bisa mempengaruhi penampilan dan mungkin berdampak buruk pada kesehatan. Gelambir yang ada di perut itu merupakan lemak visceral yang menumpuk di bagian perut.

Adapun beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya gelambir pada perut. Dikutip dari Times of India, berikut kemungkinan faktor penyebabnya:

1. Konsumsi Lemak Trans
Lemak trans adalah salah satu lemak yang paling tidak sehat, yang bisa menyebabkan lemak perut dan kenaikan berat badan. Selain itu, lemak trans juga bisa membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit kronis, seperti kardiovaskular, diabetes, kanker, dan lainnya.

Lemak trans ini bisa ditemukan pada makanan yang dipanggang dan makanan kemasan.

2. Kurang Gerak
Kurangnya aktivitas atau kurang gerak bisa membuat lemak menumpuk di sekitar pinggang. Maka dari itu, disarankan untuk mulai olahraga teratur atau berjalan-jalan singkat untuk mencegah penumpukkan lemak.

3. Makanan dan Minuman Manis
Terlalu banyak mengkonsumsi gula, seperti dari makanan atau minuman manis bisa menyebabkan lemak perut berlebih. Mengingat makanan dan minuman manis, karbohidrat olahan sulit dibakar untuk energi, pada akhirnya akan disimpan sebagai lemak.

4. Stres dan Kurang Tidur
Studi telah menunjukkan bahwa stres dan kecemasan dapat menyebabkan hormon kortisol dalam tubuh, yang pada gilirannya memperlambat metabolisme. Dengan tingkat metabolisme yang berkurang, peluang untuk menurunkan berat badan atau lemak perut turun drastis.

Selain itu, terlalu sedikit tidur dapat menyebabkan kortisol melonjak dan juga meningkatkan keinginan untuk mengkonsumsi makanan berkalori tinggi, menyebabkan penambahan berat badan, terutama peningkatan lemak perut.

5. Mengkonsumsi Makanan Rendah Serat
Mengkonsumsi makanan yang rendah serat bisa memicu keinginan akan makanan berkalori tinggi. Itu menyebabkan keinginan untuk makan bertambah besar dan memicu terbentuknya lemak di bagian perut dan pinggang.

6. Genetik
Genetik ternyata bisa menentukan banyak hal, termasuk dari segi penampilan seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa gen tertentu dapat mempengaruhi pelepasan dan aksi leptin, hormon yang berperan penting dalam pengaturan berat badan dan pengaturan nafsu makan.

Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan hal yang sama, genetika dapat menentukan di mana tubuh akan menyimpan lemak, sehingga meningkatkan risiko memiliki lemak di perut.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kiky Saputri Sampai Dibully, Ini Kemungkinan Penyebab Perut Bergelambir"