Hagia Sophia

06 September 2023

Anak 6 Tahun Ini Miliki Kadar Gula Darah Tertinggi dan Tetap Bertahan Hidup

Foto: ilustrasi/thinkstock

Seorang bocah menjadi pemegang rekor orang dengan kadar gula darah tertinggi dan berhasil bertahan hidup. Tak main-main, kadar gula darahnya saat itu tercatat 21 kali di atas kadar normal.

Michael Patrick Buonocore, yang saat ini berusia 21 tahun, dari Raritan, New Jersey, mendapati dirinya secara tidak sengaja mencetak rekor kadar gula darah tertinggi pada 23 Maret 2008. Pada usia 6 tahun, kadar gula darahnya meroket hingga 2.656 mg/dL yang membuatnya tercatat di Guiness World Record.

Sebagai catatan, kadar gula darah yang normal berada di angka 70-100 mg/dL.

Diberitakan Mirror, kondisi mengancam nyawanya itu bermula saat dia dan keluarganya berlibur di Pennsylvania untuk merayakan Paskah. Saat itu Michael merasakan gejala yang tampak seperti flu biasa.

"Awalnya kami mengira itu hanya flu biasa, jadi kami tidak berbuat banyak. Tidak ada alasan untuk khawatir," tuturnya.

Namun, setelah tiga hari gejalanya memburuk, ia perlahan-lahan kehilangan kemampuan berjalan tanpa bantuan.

Orang tua Michael segera membawanya ke rumah sakit terdekat, dia akhirnya kehilangan kesadaran. Hal berikutnya yang dia tahu, dia terbangun di Rumah Sakit Robert Wood Johnson di New Jersey.

Michael menghabiskan dua minggu di rumah sakit karena kondisinya itu. Dokter memberi tahu mereka bahwa dia mengidap diabetes tipe 1 dan merupakan keajaiban dia bisa bertahan.

Bersyukur atas upaya penyelamatan nyawa para dokter, Michael dan orang tuanya belajar cara mengelola gula darahnya untuk mencegah kekambuhan.

Saat ini, Michael bergantung pada insulin karena pankreasnya tidak memproduksinya secara alami.

"Saat suhunya cukup tinggi, rasanya ujung saraf saya jauh lebih sensitif sehingga berjalan dan bergerak terkadang terasa pegal atau bahkan sedikit nyeri," jelas Michael.

Selain pengobatan, Michael menjalankan pola makan sehat dan mengikuti rutinitas olahraga yang intens, yang tidak hanya membantu mengelola diabetesnya tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraannya secara keseluruhan.

Berkaca pada perjalanannya, Michael menganggap gelar rekornya sebagai simbol semangat manusia yang tak tergoyahkan. Dia dengan bangga memamerkan sertifikatnya di kamar tidurnya, sebagai pengingat harian akan kemenangannya atas kesulitan.

"Saya melihatnya sebagai momen tergelap saya meskipun saya berusia sekitar tujuh tahun, saya masih menjadi yang teratas dan mampu bertahan dan beradaptasi," tandasnya.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Bocah 6 Tahun Bertahan Hidup saat Kadar Gula Darahnya Sentuh Angka 2.000"