![]() |
Seorang pria bernama Joe Faratzis berbagi pengalamannya mengidap kanker usus besar stadium 4. Ia didiagnosis penyakit tersebut saat berusia 28 tahun. Foto: TikTok /@radiant14percent |
Seorang pria bernama Joe Faratzis membagikan perjuangannya mengidap kanker kolorektal atau usus besar stadium 4 di usia muda. Pria asal Los Angeles, AS, itu mengaku didiagnosis penyakit tersebut pada usia 28 tahun.
Semula hal ini berawal dari tahun 2019. Pria yang kini berusia 34 tahun itu mengaku merasa sedikit nyeri perut setiap kali membungkuk, seperti mengikat tali sepatu. Nyeri yang dirasakannya berada pada bagian kanan bawah perut dan muncul secara berkala, sekali atau dua kali seminggu.
Awalnya ia mengabaikan gejala tersebut lantaran dianggap cuma nyeri perut biasa. "Bukannya saya terus-menerus merasakan nyeri, atau merasakan nyeri itu setiap hari. Rasa nyeri itu mudah diabaikan dan dilupakan," kata Joe, dikutip dari Self.
Lantaran penasaran penyebab nyeri perut yang dirasakannya, Joe akhirnya memutuskan untuk pergi ke dokter. Pada saat itu dokter bertanya terkait frekuensi buang air besarnya dan meminta Joe untuk menjalani CT Scan.
Pada saat itu Joe mengabaikan perintah dokter lantaran mahal untuk menjalani CT Scan.
"Saya tidak pernah menindaklanjutinya karena saya berasumsi itu tidak perlu dan kemungkinan besar terlalu mahal. Jika saya menjalani CT scan pada tahun 2019, saya mungkin akan terhindar dari banyak masalah," imbuhnya lagi.
Sekitar enam bulan kemudian, nyeri perut yang dirasakan semakin memburuk. Bahkan Joe beberapa kali menyadari bahwa sekali atau dua kali seminggu ada bercak darah berwarna merah terang di tisu toilet.
Awalnya Joe mengira darah yang ditimbulkan merupakan hal yang normal. Dirinya juga menganggap kemungkinan mengalami wasir atau ambeien, sehingga ia mengabaikan tanda-tanda yang dialaminya.
"Saya tidak ingin langsung pergi ke dokter untuk menjalani pemeriksaan colok dubur. Seluruh situasi itu, saat dokter memasukkan jari bersarung tangan ke dalam dan di sekitar rektum Anda, terasa tidak nyaman dan memalukan," sambungnya.
Namun semakin berjalannya waktu, gejala yang dirasakan semakin memburuk. Terlebih, Joe mengalami perdarahan setelah buang angin atau kentut. Joe akhirnya langsung pergi ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.
Joe mengatakan dokter pada saat tidak menemukan adanya benjolan tetapi melihat sedikit darah di rektum bawahnya. Dirinya kemudian dirujuk ke spesialis gastrointestinal untuk pemeriksaan lanjutan.
"Dokter penyakit dalam juga berpikir bahwa mungkin tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan menjadwalkan kolonoskopi. Ia mengatakan bahwa tidak mungkin saya memiliki tumor, tetapi itu juga bukan hal yang mustahil, banyak orang muda didiagnosis mengidap kanker usus besar , jadi sangat bagus saya ingin mencari jawaban, katanya kepada saya," tuturnya.
Sebulan kemudian Joe akhirnya memutuskan untuk menjalani kolonoskopi sesuai direkomendasikan dari dokter yang memeriksakan dirinya. Hasilnya, dokter menemukan tumor sangat besar.
Joe mengatakan dokter juga melakukan biopsi untuk menentukan apakah tumor tersebut bersifat ganas atau tidak. "Tiga hari kemudian, dokter saya menelepon: Saya mengidap adenokarsinoma," katanya lagi.
Dokter awalnya mendiagnosis Joe terkena kanker usus besar atau kanker kolorektal stadium II dengan tumor yang terlokasi di usus besarnya. Ia kemudian menjalani kemoterapi, radiasi, dan operasi untuk mengatasi kanker yang bersarang di ususnya itu.
Pada Maret 2020, nasib berkata lain, kanker yang diidap Joe telah menyebar atau bermetastasis. "Sekarang kanker itu ada di paru-paru dan hati saya. Saya didiagnosis mengidap kanker kolorektal stadium IV," sambungnya.
Setelah menjalani berbagai perawatan, Joe mengatakan kanker yang ada di tubuhnya sudah bersih. Meski begitu dirinya masih rajin ke rumah sakit untuk menjalani pemindaian.
"Saya telah menjalani pemindaian yang bersih selama setahun terakhir, ini adalah rentang waktu terlama yang saya lalui tanpa lesi, yang luar biasa. Saya merasa baik-baik saja, saya penuh harapan, dan saya menjalani hidup saya seolah-olah tidak ada masalah," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Pria Mengeluh Sakit Perut, Tak Tahunya Kena Kanker Kolorektal Stadium 4"