![]() |
| Kisah pemuda di Tangerang kena saraf kejepit. (Foto: IG @charis_nicholas dengan izin yang bersangkutan) |
Postingan Charis Nicholas Tanzil (26) soal perjalanannya menjalani perawatan saraf kejepit viral di media sosial Instagram. Lewat salah satu video yang diunggah, ia menceritakan selama bertahun-tahun harus berkutat menjalani perawatan saraf kejepit.
Nicholas menceritakan semuanya berawal di 2017 ketika ia pertama kali mengalami saraf kejepit hingga hampir lumpuh. Pria yang berdomisili di Tangerang, Banten ini menceritakan saraf kejepitnya terjadi ketika ia terjatuh di turnamen basket.
"Saat turnamen basket, pas lompat rebutan bola saya ditabrak ketika posisi di atas, saat jatuh posisinya duduk kena tulang ekor. Saat jatuh pertama kali adrenalin tinggi jadi hanya kerasa kesemutan dan agak kebas di pinggang sekitar tulang ekor," cerita Nicholas ketika dihubungi detikcom, Senin (19/5/2026).
Ketika sampai rumah, tiba-tiba ia kesulitan berdiri. Ia merasakan nyeri yang hebat di area pinggang. Nyeri pinggang itu juga muncul ketika tubuhnya miring ke samping atau ke belakang.
Kondisi ini membuatnya mengalami masalah tidur. Rasa nyeri di pinggang membuat kualitas tidurnya buruk. Akibatnya, sistem imunnya menurun dan membuatnya sering sakit.
"Ketika kurang tidur jadi sering sakit, akhirnya saya dulu setiap 3-4 bulan sekali diopname karena kurang tidur dan sakit macam-macam, paling sering jadi infeksi tenggorokan," cerita Nicholas, menambahkan situasi tersebut terjadi kurang lebih selama 3 tahun.
Ia menjalani banyak perawatan sampai 2020. Namun, kondisinya tidak juga membaik.
Sampai pada 2021, ia memutuskan untuk menjalani operasi dan akhirnya kini kondisinya sudah jauh membaik.
Nicholas berharap lewat kontennya, ia bisa menyemangati orang-orang dengan masalah kesehatan yang serupa. Menurutnya, saraf kejepit memiliki efek samping yang luas sehingga perlu mendapat perhatian lebih.
"Untuk menyemangati orang yang mengalami hal yang sama, karena saraf kejepit itu tidak sama seperti cedera lain, seperti kaki or patah tulang," kata Nicholas.
"Dampaknya ke saraf dan efek sampingnya sangat luas bisa kemana-mana, bisa ke imun tubuh, bisa ke otak, karena tulang belakang itu merupakan pusat saraf penghubung seluruh tubuh," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awal Mula Pria Tangerang Kena Saraf Kejepit Sampai Hampir Lumpuh"
