Hagia Sophia

13 May 2026

Beberapa Manfaat yang Bisa Didapat dari Makan Pisang

Manfaat pisang. Foto: iStock

Pisang adalah buah yang mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan bisa langsung dimakan tanpa persiapan. Di balik kesederhanaannya, buah ini menyimpan kombinasi nutrisi yang memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar bagi tubuh. Dari pencernaan sampai kesehatan jantung, manfaatnya sudah diteliti dalam banyak studi.

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat dari pisang:

1. Menjadi Sumber Energi yang Cepat
Pisang memberi ketersediaan sumber energi yang cepat. Kandungan karbohidratnya mudah dicerna dan bisa langsung digunakan sebagai bahan bakar oleh tubuh, sehingga rasa lelah bisa berkurang dalam waktu singkat.

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia tahun 2017, dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 22-33 gram karbohidrat tergantung jenisnya, yang sebagian besar berupa gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kombinasi ini membuat energi dari pisang lebih mudah diserap dan digunakan dibandingkan sumber karbohidrat yang lebih kompleks.

Di dalamnya juga terdapat vitamin B6 yang berperan dalam proses metabolisme energi. Vitamin ini membantu tubuh mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang bisa langsung digunakan sel. Ketika kebutuhan energi meningkat, seperti saat beraktivitas padat atau setelah jeda makan cukup lama, pisang menjadi salah satu sumber energi yang terasa cepat dan stabil.

2. Membantu Pencernaan Lebih Lancar
Pisang membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur. Kandungan seratnya mendukung pergerakan usus sehingga proses buang air berjalan lebih lancar dalam keseharian.

Pisang tetap bermanfaat dalam menjaga ritme BAB sehari hari berkat kandungan serat larut berupa pektin dan juga kalium. Pektin bekerja dengan menyerap air di dalam saluran cerna lalu membentuk tekstur yang lebih lembut, sehingga feses lebih mudah bergerak di usus.

Studi yang terbit dalam jurnal Food Hydrocolloids tahun 2021 menunjukkan bahwa pektin dalam pisang berperan dalam membantu mengatasi konstipasi ringan. Efek ini terasa pada perut yang lebih nyaman dan pola buang air yang lebih teratur tanpa perlu intervensi berlebihan.

3. Menjaga Kesehatan Kardiovaskular
Kalium dalam pisang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dengan menyeimbangkan kadar natrium di dalam tubuh. Kalium juga berperan dalam menjaga kontraksi otot jantung dan membantu pembuluh darah jadi rileks, sehingga aliran darah berjalan lebih lancar.

Dalam satu buah pisang ukuran sedang, terdapat sekitar 400 mg kalium yang berkontribusi pada kebutuhan harian. Asupan kalium yang cukup berkaitan dengan tekanan darah yang lebih terkontrol, terutama pada pola makan yang tinggi garam.

Meta analisis dalam Clinical Kidney Journal tahun 2024 menunjukkan bahwa peningkatan asupan kalium berhubungan dengan penurunan tekanan darah sistolik, terutama pada individu dengan hipertensi. Temuan ini menguatkan bahwa pemenuhan asupan kalium dari makanan sehari hari, termasuk pisang, berperan nyata dalam menjaga kesehatan jantung.

4. Memberi Rasa Kenyang Lebih Lama dan Membantu Kontrol Berat Badan
Serat dalam pisang memberi efek kenyang yang bertahan lebih lama. Proses pencernaan yang berjalan lebih lambat membantu menahan rasa lapar datang terlalu cepat, sehingga jeda antar makan terasa lebih stabil dalam aktivitas sehari hari.

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia tahun 2017, dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 2,6 gram serat. Jumlah ini membantu memperlambat pengosongan lambung dan menjaga rasa kenyang lebih konsisten setelah makan.

Efek ini ikut membantu mengurangi keinginan makan berlebihan di sela aktivitas. Pola makan terasa lebih terkontrol, terutama saat pisang dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan utama.

5. Memberi Asupan Antioksidan
Pisang mengandung berbagai senyawa antioksidan yang membantu tubuh menghadapi paparan radikal bebas setiap hari. Senyawa ini berperan menjaga sel tetap stabil dari kerusakan akibat stres oksidatif, baik dari proses alami tubuh maupun paparan lingkungan seperti polusi dan pola hidup yang padat.

Kandungan vitamin C dalam pisang memberi perlindungan tambahan, sementara senyawa lain seperti polifenol dan flavonoid ikut memperkuat efek antioksidan secara keseluruhan. Kombinasi ini membantu tubuh meredam peradangan ringan yang terjadi dalam aktivitas harian.

Penelitian dalam Avicenna Journal of Phytomedicine tahun 2023 menunjukkan bahwa pisang mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti polifenol dan flavonoid yang berkontribusi dalam menurunkan stres oksidatif di dalam tubuh.

6. Memperbaiki Mood
Vitamin B6 dalam pisang berperan dalam pembentukan neurotransmitter seperti serotonin yang membantu menjaga suasana hati tetap stabil. Peran ini terasa dalam keseharian, terutama saat tubuh dan pikiran mulai terasa lelah setelah aktivitas panjang.

Selain itu, pisang juga mengandung magnesium yang membantu sistem saraf bekerja lebih tenang. Mineral ini berkontribusi dalam proses relaksasi otot dan membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih nyaman setelah menghadapi tekanan aktivitas

7. Mendukung Kesehatan Ginjal
Kalium dalam pisang membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh, sehingga fungsi penyaringan di ginjal berjalan lebih optimal. Peran ini juga berkaitan dengan tekanan darah yang lebih stabil, yang penting untuk melindungi pembuluh darah kecil di ginjal.

Asupan kalium yang cukup membuat kerja ginjal lebih ringan dalam jangka panjang, terutama dalam menjaga keseimbangan mineral di dalam tubuh.

Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2024 menunjukkan bahwa asupan kalium yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "7 Manfaat Pisang, Kontrol Berat Badan hingga Jaga Kesehatan Ginjal"