Hagia Sophia

16 May 2026

Menkes: Kontak Erat Hantavirus MV Hondius di DKI Sudah Isoman

Foto: REUTERS/Hannah McKay

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan kondisi terkini dari Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi Kontak Erat (KE) hantavirus di kapal pesiar MV Hondius.

Menurut Menkes, saat ini KE tersebut sedang menjalani isolasi mandiri sampai benar-benar dinyatakan aman oleh pihak RSPI Sulianti Saroso.

"Kami tes secara komprehensif semua, yang bersangkutan bersih. Cuman sampai sekarang dia stay dulu diisolasi, supaya dalam masa inkubasi, temen-temen masih inget kan, COVID-19 itu kan begitu masuk ada masanya kan dia inkubasi," kata Menkes Budi saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

"Kita mau lihat apakah benar-benar bersih apa nggak. Jadi sudah dilakukan, sudah tes, sudah identifikasi, dan kami isolasi," sambungnya.

Menkes menegaskan bahwa hantavirus ini penularannya sangat susah berbeda dengan COVID-19, sehingga masyarakat untuk tidak panik.

"Jadi bukan seperti COVID-19 yang kita ngomong langsung tertular," tegasnya.

"Tapi sebagian besar besar 99 persen penularannya melalui tikus. Jadi cara yang paling baik menghindari adalah, pastikan rumah kita, restoran kita, tempat kerja kita bebas dari tikus," katanya.

Sampai Kapan KE Dipantau?Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan bahwa KE akan dipantau selama dua minggu, setelah pemeriksaan pertama pada 8 Mei 2026.

Andi juga menegaskan bahwa tidak ada penularan dari KE kepada warga negara Indonesia (WNI).

"Kami akan pantai sama kami pastikan yang bersangkutan itu negatif, kami akan cek dua minggu dari kemarin (8 Mei)," katanya.

"Orangnya ini ketika di sana, edukasinya sudah bagus pengertiannya tentang ini (hantavirus). Jadi ketika datang dia sudah tahu caranya isolasi. Kebetulan dia tinggalnya sendiri kok," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Pastikan Kontak Erat Hantavirus MV Hondius di DKI Sudah Isoman, Terus Dipantau"