![]() |
| Foto: Getty Images/iStockphoto/Farknot_Architect |
Banyak orang yang suka menikmati minuman tertentu setiap hari. Namun, tak semua minuman aman saat dikonsumsi terus menerus.
Terdapat beberapa minuman yang bahkan bisa meningkatkan risiko terkena kanker. Penting untuk memahami apa yang masuk ke tubuh dan bagaimana pengaruhnya pada kesehatan.
1. Minuman Manis
Minuman bersoda dan minuman rasa buah seringkali dianggap sebagai sumber energi cepat atau penambah suasana hati. Dikutip dari laman Times of India, ahli gastroentologi lulusan Harvard, Dr Saurabh Sethi menekankan minuman manis tidak hanya meningkatkan kadar gula darah, tapi juga memicu peradangan kronis dan bisa mempercepat perkembangan kanker.
Sebuah studi baru oleh Cancer Council Victoria dan Melbourne University menemukan hubungan antara konsumsi minuman manis dan peningkatan risiko kanker. Penelitian tersebut menganalisis lebih dari 35.000 warga Victoria selama 12 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan risiko kanker tidak sepenuhnya disebabkan oleh obesitas.
"Bahkan orang yang tidak kelebihan berat badan pun memiliki risiko lebih tinggi jika mereka rutin minum minuman bersoda. Hal ini tidak terjadi pada mereka yang minum minuman bersoda diet, yang menunjukkan bahwa gula merupakan kontributor utama," kata Associate Professor, Allison Hodge, dari divisi epidemiologi dan intelijen kanker Cancer Council, dikutip dari Cancer Council Victoria Australia.
CEO Cancer Council Victoria, Todd Harper menjelaskan, minuman manis telah lama diketahui menjadi faktor penyebab obesitas yang secara signifikan meningkatkan risiko terhadap 13 jenis kanker. Studi ini memberi alasan tambahan bagi masyarakat untuk mulai mengurangi konsumsi minuman manis.
2. Alkohol
Menurut Dr Sethi, konsumsi alkohol, bahkan dalam jumlah sedang dikaitkan dengan risiko kanker terkait hormon yang lebih tinggi, seperti kanker payudara dan liver. Alkohol bisa mengubah kadar estrogen dan mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting, seperti folat, yang berperan dalam perbaikan DNA.
Sementara itu, dikutip dari laman Centers for Disease Control (CDC), minum alkohol bisa meningkatkan risiko terkena beberapa jenis kanker, seperti:
- Mulut
- Tenggorokan (Faring)
- Pita suara (Laring)
- Usus besar dan rektum
- Hati
- Payudara.
Beberapa penelitian juga menunjukkan mengonsumsi tiga atau lebih minuman beralkohol per hari meningkatkan risiko kanker lambung dan pankreas. Tak hanya itu, minum alkohol bisa pula meningkatkan risiko kanker prostat.
Hal ini karena alkohol bisa mengganggu siklus sel, meningkatkan peradangan kronis, dan merusak DNA. Saat DNA rusak, sel bisa tumbuh di luar kendali dan menjadi kanker.
Kopi Bisa Cegah Kanker?
Ada yang menyebut rutin minum kopi bisa mencegah kanker. Spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi Dr dr Andhika Rachman SpPD-KHOM mengatakan, minum kopi tidak secara langsung bisa mencegah penyakit kanker.
"Dia sebagai antioksidannya. Dia bukan sebagai obat. Jadi kalau minum gituan, lewat kankernya? Nggak," katanya, beberapa waktu lalu.
Menurut dr Andhika, kopi yang diminum tiga cangkir sehari hanyalah sebagai pendamping atau pelengkap lantaran ada antioksidan tinggi yang dikandungnya. Jadi, tidak serta-mera dianggap sebagai antikanker atau bahan obat utama.
"Nah pertanyaannya adalah pasien ada darah tinggi nggak? Jadi kalau minum itu harus ada note-nya gitu. Nggak ada darah tinggi, nggak ada gangguan lambung, nah kalau ada itu nggak bisa," imbuhnya lagi.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Hobi Minum Ini? Waspadai Risiko Sel Kanker yang Mengintai Kesehatan"
