![]() |
| Foto: Doc MV Hondius / Pippa Low |
Kementerian Kesehatan Spanyol mengonfirmasi bahwa mereka memberikan izin berlabuh di Kepulauan Canaria (Canary Islands) untuk kapal pesiar MV Hondius. Kapal ini belakang viral karena menjadi tempat penyebaran Hantavirus.
Dikutip dari Reuters, izin ini diberikan otoritas kesehatan setempat sesuai dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan. Tim medis juga disiapkan di Kepulauan Canaria untuk merawat para penumpang dan awak kapal, serta memindahkan mereka ke negara masing-masing.
"Organisasi Kesehatan Dunia telah menjelaskan bahwa Tanjung Verde tidak mampu melaksanakan operasi ini," kata Kementerian Kesehatan Spanyol, dikutip dari Reuters, Rabu (6/5/2026).
"Kepulauan Canaria adalah lokasi terdekat dengan kemampuan yang diperlukan. Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini, yang di antaranya juga terdapat beberapa warga negara Spanyol," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan setidaknya 3 penumpang kapal pesiar mewah MV Hondius meninggal diduga akibat paparan Hantavirus, satu orang warga negara Inggris sedang berjuang di ruang intensif, dan ratusan lainnya terjebak di dalam kapal.
Belum diketahui bagaimana Hantavirus ini bisa terjadi penularan antarmanusia. Menurut para ilmuwan, fenomena ini jarang terjadi.
"Asumsi kami adalah mereka terinfeksi sebelum naik ke kapal, namun kami meyakini mungkin ada penularan dari manusia ke manusia yang terjadi di antara kontak yang sangat dekat, seperti pasangan suami istri atau orang yang berbagi kabin," ujar Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi dan penasihat teknis WHO.
Hantavirus umumnya hanya menyebar melalui partikel udara dari kotoran atau urine tikus. Namun, para ahli mencurigai wabah ini dipicu oleh Varian Andes, satu-satunya jenis hantavirus di dunia yang diketahui bisa menular antarmanusia melalui kontak cairan tubuh yang sangat dekat.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kapal Pesiar Mewah yang Ramai gegara Virus Hanta Berlabuh di Spanyol"
