Hagia Sophia

14 May 2026

Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Dievakuasi Secara Bertahap

Foto: REUTERS/Hannah McKay

Penumpang kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah hantavirus jenis 'Andes virus' berhasil dievakuasi secara bertahap. Kapal tersebut bersandar di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5/2026).

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengunggah video yang memperlihatkan penumpang pertama meninggalkan kapal.

"Sebagian besar penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius berhasil turun kapal hari ini. Saya berterima kasih kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Spanyol Monica Garcia, , Fernando Grande-Marlaska dan @avtorresp, tim @sanidadgob, @interiorgob dan @territorialgob mereka, dan seluruh pemerintah #Spanyol atas kepemimpinan dan keunggulan teknis yang ditunjukkan sepanjang operasi ini," tulisnya dalam akun X miliknya yang dilihat detikcom, Senin (11/5/2026).

Tedros menekankan WHO akan terus bekerja sama erat dengan para ahli di semua negara yang terlibat. Sebab, menurutnya koordinasi tetap menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penumpang, awak kapal, petugas tanggap darurat, hingga masyarakat.

Menkes Garcia juga mengatakan pemeriksaan kesehatan telah dilakukan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.

"Kami bekerja sama dengan WHO dan para ahli untuk melakukan penilaian epidemiologis dan tidak ada yang menunjukkan gejala," ujar Garcia, dikutip dari NHK World Japan.

WHO menyebut penumpang yang menunjukkan gejala nantinya akan diterbangkan ke Belanda untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Kedatangan kapal pesiar tersebut sempat memicu aksi protes dari sejumlah pekerja pelabuhan. Mereka khawatir keberadaan kapal dapat membahayakan kesehatan sekaligus mengganggu aktivitas kerja di pelabuhan.

Salah satu pekerja mengaku khawatir karena minimnya informasi terkait penularan virus dan perlindungan yang tersedia bagi petugas di lapangan.

Menanggapi hal itu, Tedros menegaskan wabah hantavirus berbeda dengan pandemi COVID-19.

"Penyakit ini bukan COVID. Dan kami telah mengatakannya berkali-kali sebagai WHO. Dan ketika kami mengatakan ini, kami tidak menganggapnya enteng," jelas Tedros.

WHO mencatat, dari sekitar 150 penumpang dan awak kapal, terdapat enam kasus hantavirus yang sudah terkonfirmasi dan dua kasus suspek. Wabah tersebut sejauh ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "WHO: Penumpang Kapal Pesiar yang 'Diserang' Wabah Hantavirus Dievakuasi Bertahap"