Hagia Sophia

14 May 2026

Dinkes DIY: Suspek Hantavirus Kulonprogo Negatif

Ilustrasi hantavirus. (Foto: Getty Images/Professor25)

Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan kasus suspek hantavirus yang sempat ditemukan pada seorang warga di wilayahnya dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan laboratorium oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinkes Kulonprogo, Susilaningsih, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium tersebut telah diterima beberapa hari lalu.

"Pada tahun 2026 ini memang ada suspek hantavirus, tetapi hasilnya sudah keluar dua hari lalu dan hasilnya negatif," kata Susilaningsih, dikutip dari Antara, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, warga yang sebelumnya diduga terpapar hantavirus telah menjalani serangkaian pemeriksaan laboratorium oleh Kemenkes. Hasil tersebut kemudian diklarifikasi kembali oleh Dinkes Kulonprogo bersama Dinkes DIY.

"Iya, hasilnya negatif. Ini informasi dari Kemenkes, Dinas Kesehatan DIY sudah klarifikasi ke pusat. Jadi di Kulon Progo tidak ada kasus di manusia yang positif hantavirus," ujarnya.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit zoonosis tersebut. Menurut Susilaningsih, tikus dan hewan pengerat lainnya menjadi perantara utama penyebaran hantavirus.

"Karena memang sebagai perantara virus itu hewan pengerat seperti tikus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berperilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas di sawah maupun mengikuti kerja bakti lingkungan untuk mencegah paparan kuman dan bakteri.

"Selalu terapkan PHBS dan kebersihan lingkungan agar tikus tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah. Penularan bisa lewat luka, kencing tikus, dan sebagainya," katanya.

Selain itu, Dinkes Kulonprogo juga mengimbau warga untuk selalu menutup makanan di rumah serta membersihkan sarang atau tempat berkembang biaknya tikus di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Susilaningsih menyebutkan, berdasarkan data tahun 2025, kasus hantavirus pertama kali ditemukan di DIY pada enam orang melalui surveilans sentinel rutin. Seluruh pasien dinyatakan sembuh tanpa adanya kasus kematian maupun penambahan kasus lainnya.

Sementara itu, sejak awal 2026 hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus positif hantavirus dari hasil surveilans rutin yang telah diperiksa di laboratorium.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dinkes DIY Pastikan Suspek Hantavirus Kulonprogo Negatif, Warga Diimbau PHBS"