![]() |
| Aksi krusial David Raya dalam mengantisipasi bola crossing Alejandro Garnacho. (Foto: Getty Images/Shaun Botterill) |
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku jantungnya seperti mau berhenti di menit akhir melawan Chelsea. Hal itu karena Alejandro Garnacho.
Arsenal membungkam Chelsea 2-1 di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Gol-gol Meriam London dicetak William Saliba dan Jurrien Timber, yang semua dari situasi corner.
Chelsea sempat menyamakan skor lewat bunuh diri Piero Hincapie. Nasib buruk yang menimpa bek Arsenal itu juga dari situasi corner.
Ada ancaman yang sangat berbahaya ke gawang Arsenal di injury time. Garnacho melepaskan umpan ke Joao Pedor yang ada di kotak penalti Arsenal, namun gagal disambut dan bola memantul ke tanah untuk melaju ke gawang Arsenal.
David Raya membuat penyelamatan. Dia berhasil menepis bola yang memantul ke tanah sebelum masuk ke gawang di sudut tiang jauh.
Garnacho VS Raya 🫡 https://t.co/YpCvwomuSU
— Best Goalkeeper Saves (@BestSavesGK) March 1, 2026
"David adalah salah satu pemimpin kami tanpa diragukan lagi. Dia adalah seorang kiper yang tahu bagaimana menjaga fokusnya dan menentukan jalannya pertandingan sepakbola ketika dibutuhkan," kata Arteta yang dikutip dari situs resmi Arsenal.
"Dan penyelamatan yang dia lakukan pada aksi terakhir - itu umpan silang, bukan tembakan, tetapi akhirnya menjadi tembakan yang luar biasa. Saya melihat dari sudut yang tepat dan jantung saya hampir berhenti, tetapi tangan David ada di sana untuk menghidupkannya kembali," sambungnya.
Arsenal belum lama ini kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata saat melawan Wolverhampton Wanderers. David Raya terlalu gegabah bergerak di saat masih ada Gabriel Magalhaes dan bola jatuh ke kaki lawan untuk dituntaskan menjadi gol.
Arsenal masih di puncak klasemen dengan 64 poin dari 29 laga. Manchester City menguntit dengan 59 poin dari 18 pertandingan.
Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Garnacho Bikin Arteta Senam Jantung, Untung Ada Raya!"
