Hagia Sophia

03 March 2026

RS di Israel Mulai Siaga dan Pindahkan Pasien

Foto: AFP/JACK GUEZ

Fasilitas kesehatan Israel dilaporkan mulai siaga penuh di tengah eskalasi konflik dengan Iran. Beberapa rumah sakit memindahkan pasien rawat inap ke fasilitas bawah tanah yang telah disiapkan.

Belajar dari pengalaman sebelumnya saat serangan menghantam Soroka University Medical Center hingga rusak parah. Saat itu, pemindahan pasien ke ruang bawah tanah disebut menyelamatkan banyak nyawa.

Dikutip dari The Jarusalem Post, seluruh rumah sakit diwajibkan menyiapkan kompleks terlindungi, termasuk memanfaatkan area parkir bawah tanah. Proses pemindahan pasien diperkirakan berlangsung beberapa jam.

Rumah sakit swasta juga ikut bersiaga. Assuta Ramat HaHayal Hospital menyiapkan sekitar 200 tempat tidur dan fasilitas operasi terlindungi. Jika diperlukan, rumah sakit bawah tanah di Tel Aviv akan menerima limpahan pasien dari RS publik.

Selain itu, klinik yang tidak memiliki ruang perlindungan standar tidak akan dibuka saat darurat. Layanan akan dialihkan ke fasilitas yang lebih aman, sementara telemedisin diperluas untuk memastikan pasien, terutama lansia dan pengidap penyakit kronis, tetap mendapat layanan.

Tantangan lain adalah pasien yang bergantung pada alat medis bertenaga listrik. Sekitar 2.400 pasien ventilator kompleks telah dibekali generator pribadi yang mampu menyuplai listrik hingga 72 jam. Otoritas kesehatan juga menyiapkan pusat pengisian daya dan skema evakuasi jika terjadi serangan langsung atau pemadaman listrik berkepanjangan.

Sebelumnya diberitakan, Militer Israel mendeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya pada Sabtu (28/2), setelah Tel Aviv menggempur Teheran dan beberapa wilayah lainnya. Serangan-serangan rudal dari Iran itu mengaktifkan sirene peringatan serangan udara di beberapa wilayah Israel.

Angkatan Bersenjata Israel (IDF), nama resmi militer Israel, seperti dilansir AFP dan The Guardian, Sabtu (28/2/2026), melaporkan bahwa sistem pertahanan dikerahkan untuk mencegat rudal-rudal tersebut.

"Beberapa saat yang lalu, sirene berbunyi di beberapa wilayah di seluruh negara ini menyusul terdeteksinya sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Negara Israel," demikian pernyataan IDF.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Iran Balas Tembakkan Rentetan Rudal, RS di Israel Mulai Siaga-Pindahkan Pasien"