![]() |
| Putri Bajrakitiyabha Mahidol. (Foto: Getty Images) |
Pihak istana Thailand memberikan informasi baru terkait perkembangan kondisi putri sulung Raja Thailand, Putri Bajrakitiyabha Mahidol, pada Kamis (21/5/2026). Saat ini, ia masih koma dan dirawat di rumah sakit selama tiga tahun.
Menurut kabar yang beredar, wanita yang dikenal sebagai 'Putri Bha' itu kondisinya semakin serius. Hal itu disertai dengan sejumlah tanda vital yang tidak stabil.
Putri Bha yang saat itu berusia 45 tahun awalnya sakit setelah kehilangan kesadaran karena masalah jantung pada Desember 2022, dan dirawat di rumah sakit setempat. Kemudian, ia diterbangkan dengan helikopter ke Bangkok setelah kondisinya stabil hingga tingkat tertentu.
"Ia dirawat di rumah sakit Chulalongkorn di Bangkok, di mana ia menjalani perawatan dan pemeriksaan kondisi kesehatannya," kata pihak istana, dikutip dari The Guardian.
Ditemukan Infeksi Parah
Tim medis yang merawat Putri Bha di Sakit Palang Merah Chulalongkorn di Bangkok mendeteksi infeksi parah dalam aliran darahnya. Mereka memberikan antibiotik dan obat-obatan untuk merangsang tekanan darah agar tetap stabil.
"Para dokter melaporkan bahwa paru-paru dan ginjal Putri Bha berfungsi dengan baik, dengan dukungan alat medis dan obat-obatan," tambah pernyataan tersebut, dikutip dari laman People.
Pada 19 Agustus 2025, perawatan yang diterima Putri Bha meliputi antibiotik spektrum luas dan sesi dialisis untuk menggantikan fungsi ginjal yang memburuk.
Kondisi Semakin Memburuk hingga Koma 3 Tahun
Kabar terbaru kembali disampaikan pihak istana pada Kamis (21/5). Biro Rumah Tangga Kerajaan menyebut kondisi Putri Bha semakin serius dengan sejumlah tanda vital yang tidak stabil.
Tanda-tanda vital yang tidak stabil, seperti tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, hingga pembekuan darah abnormal.
"Kondisinya terus memburuk. Infeksi yang dialami sang putri kini sudah tidak terkendali dan mempengaruhi organ lain," kata pihak istana yang dikutip dari Channel News Asia.
Putri Bha dinyatakan koma di rumah sakit. Setelah menjalani perawatan selama bertahun-tahun, dokter menemukan infeksi lambung yang menyebabkan peradangan pada ususnya pada April 2026.
Kini, Putri Bha masih bergantung pada obat-obatan dan alat-alat medis untuk membantu fungsi paru-paru dan ginjalnya agar tetap hidup. Tetapi, kesehatannya terus memburuk.
Pihak istana menambahkan bahwa dokter akan terus memantau kondisinya dengan cermat dan memberikan perawatan lebih lanjut.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awal Mula Putri Thailand Jatuh Sakit Berujung Koma 3 Tahun"
