Hagia Sophia

22 May 2026

Minuman Ini Dinilai Baik untuk Mendukung Umur Panjang dan Penuaan yang Sehat

Foto ilustrasi: Shutterstock

Banyak orang memulai hari dengan secangkir kopi demi meningkatkan energi dan fokus. Namun, para ahli gizi mengatakan ada minuman pagi lain yang dinilai lebih baik mendukung umur panjang dan penuaan yang sehat, yakni matcha.

Minuman berbahan dasar teh hijau asal Jepang ini disebut kaya antioksidan, baik untuk kesehatan otak, hingga membantu menjaga kesehatan usus.

Ada tiga ahli gizi yang sepakat matcha menjadi salah satu minuman pagi terbaik untuk mendukung longevity atau umur panjang, baik disajikan panas maupun dingin.

Kaya Antioksidan yang Bantu Lawan Penuaan

Matcha diketahui mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG), antioksidan kuat yang berperan menekan peradangan dan stres oksidatif di tingkat sel.

"Seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara alami mengalami lebih banyak stres oksidatif, yang dapat berkontribusi pada hal-hal seperti penuaan sel dan penyakit kronis," jelas ahli gizi Val Warner, MS, RD, CSSD, CPT.

"Minum matcha secara teratur dapat membantu mendukung pertahanan tubuh terhadap proses ini," lanjutnya, dikutip dari Eating Well.

Antioksidan yang terkandung dalam matcha bekerja membantu menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan mempercepat proses penuaan. Menurut ahli gizi Seema Shah, MPH, MS, RD, kandungan antioksidan matcha bahkan lebih tinggi dibanding teh hijau biasa.

"Matcha lebih kaya akan polifenol, seperti EGCG, daripada teh hijau, karena seluruh daun teh dikonsumsi saat disiapkan," jelas Shah.

Selain EGCG, matcha juga mengandung rutin, quercetin, klorofil, hingga karotenoid yang dikaitkan dengan manfaat anti-penuaan.

Bermanfaat untuk Usus dan Imunitas

Tak hanya kaya antioksidan, matcha juga mengandung prebiotik yang baik untuk kesehatan mikrobioma usus. Prebiotik tersebut membantu memberi makan bakteri baik di usus yang menghasilkan butirat, senyawa antiinflamasi yang penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan sistem imun.

"Mikrobioma yang sehat memainkan peran kunci dalam pencernaan, fungsi kekebalan tubuh, dan bahkan peradangan," kata Warner.

Menurutnya, kesehatan usus yang baik ikut memengaruhi proses penuaan tubuh secara keseluruhan.

Bantu Lebih Fokus tanpa Efek Gelisah

Keunggulan lain matcha dibanding kopi terletak pada kombinasi kandungan kafein dan L-theanine. Itu merupakan asam amino yang membantu meningkatkan fokus dan ketenangan.

"(Matcha) mendukung kesehatan kognitif, suasana hati, dan daya ingat yang baik," beber Shah.

Warner menambahkan, kombinasi L-theanine dan kafein membuat energi yang dihasilkan matcha terasa lebih stabil dibanding kopi.

"L-theanine bekerja secara sinergis dengan kafein untuk meningkatkan energi yang tenang dan terfokus, tanpa perasaan gelisah yang dialami beberapa orang setelah minum kopi," tambahnya.

Kandungan tersebut juga disebut membantu menjaga fungsi otak dan konsentrasi seiring bertambahnya usia.

Konsumsi Matcha Tetap Harus Diperhatikan

Meski begitu, ahli gizi Lisa Andrews, MEd, RD, LD mengingatkan matcha tetap mengandung kafein yang mungkin tidak cocok untuk semua orang.

"Orang yang sensitif terhadap kafein mungkin ingin menghindari atau membatasi konsumsi matcha, karena kandungan kafeinnya lebih tinggi daripada teh biasa," tuturnya.

Jika ingin membuat matcha latte, para ahli menyarankan menggunakan susu nabati tanpa gula seperti susu almond, oat, kedelai, atau kelapa agar manfaat antioksidannya tetap optimal.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ahli Gizi Ungkap Minuman Terbaik yang Bisa Bantu Perpanjang Umur"