Hagia Sophia

22 May 2026

Kepsek di Tangsel Diduga Lakukan Child Grooming, Ini Dampaknya ke Anak

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/gan chaonan)

Seorang kepala sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Pamulang, Tangerang Selatan diduga melakukan child grooming kepada salah satu murid perempuan. Dalam postingan yang viral, sejumlah akun anonim mengungkapkan kepala sekolah tersebut melakukan pendekatan pada siswi yang fatherless atau kurang mendapatkan perhatian dari ayah.

Kejadian itu disebut sudah terjadi berkali-kali. Berkaitan dengan kejadian tersebut, pihak sekolah telah menonaktifkan kepala sekolah.

"Yayasan bersama manajemen sekolah telah mengambil langkah-langkah responsif. Penonaktifan jabatan demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi. Saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya," tulis pihak sekolah di Instagram @letrispamulangofficial beberapa waktu lalu.

Sebenarnya apa itu child grooming? Child grooming merupakan proses manipulasi psikologis yang dilakukan oleh pelaku untuk mendapatkan kepercayaan anak demi tujuan eksploitasi. Utamanya dalam hal seksual maupun emosional.

Pelaku biasanya mendekati anak di bawah umur secara perlahan dengan memberi perhatian hingga hadiah, hingga pujian.

"Menjadi tempat curhat, bahkan tampil seperti sosok yang 'paling memahami' anak. Anak akhirnya merasa nyaman, bergantung, lalu batas relasi sehat mulai dikaburkan," kata spesialis kejiawaan dr Lahargo Kembaren, SpKJ pada detikcom saat berbicara soal definisi child grooming, Senin (18/5/2026).

dr Lahargo mengingatkan dampaknya pada anak bisa sangat berat. Ini mencakup trauma psikologis hingga gangguan kecemasan.

Child grooming juga dapat menimbulkan rasa bersalah dan malu pada anak, kehilangan rasa aman, kesulitan untuk percaya orang lain, hingga risiko depresi.

"Ini dapat menyebabkan gangguan relasi saat dewasa nanti. Banyak korban mengalami kebingungan karena pelaku sebelumnya dianggap sebagai sosok baik atau figur yang dipercaya tapi saat ini berubah menjadi sosok yang menakutkan dan membuat tidak nyaman," tandasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Heboh Dugaan Child Grooming Kepsek di Tangsel, Efeknya Bisa Sefatal Ini ke Anak"