Hagia Sophia

03 May 2026

Sebanyak 500 Orang Diduga Keracunan MBG di Klaten, Ini Keluhannya

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva)

Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto mengatakan jumlah korban baik guru dan siswa yang diduga keracunan MBG di Tulung, Klaten menyentuh angka 500 orang.

"Bertambah yang bergejala namun tidak melakukan perawatan di fasilitas kesehatan. Ya muncul gejala tapi ringan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, Anggit Budiarto kepada detikJateng, Kamis (30/4/2026) siang.

Angka ini bertambah dari sisi siswa, Anggi mengatakan tidak ada penambahan jumlah korban dari guru. Namun, Dinkes setempat masih terus memeriksa data riil terkait insiden ini.

"Kita akan konfirmasi data riilnya bersama pihak terkait dalam hal ini Puskesmas dan Dinas Pendidikan," imbuh Anggit.

Gejala yang Dirasakan

Dikutip dari detikJateng, beberapa korban keracunan ini mengeluhkan sakit perut. Seperti yang dialami mereka yang dirawat di Puskesmas Majengan, Kecamatan Tulung.

Seorang siswi SMPN 1 Tulung, Intan mengatakan hari ini diijinkan pulang karena kondisi membaik. Gejala mual, pusing dan diare sudah tidak ada.

"Sudah enggak. Yang hari ini mau pulang ada empat orang," ungkap siswi kelas VIII itu.

"Tadi malam cuma mual sedikit dan muntah sekali, sekarang sudah tidak lagi," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 200 siswa dan guru di wilayah Kecamatan Tulung, Klaten diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa mengalami gejala mual, diare dan pusing usai makan menu sop galantin.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Korban Diduga Keracunan MBG di Klaten Capai 500 Orang, Ini Keluhannya"