Hagia Sophia

29 November 2022

Kenali Sejarah dan Awal Mula Terbentuk Hari AIDS Sedunia

Hari HIV-AIDS Sedunia. (Foto: Rachman_punyaFOTO)

Sebagai penutup di penghujung tahun, masyarakat seluruh dunia diajak memperingati Hari AIDS Sedunia yang bertepatan pada 1 Desember. Apa cerita di baliknya?

Sejarah Hari AIDS Sedunia

Hari AIDS Sedunia bermula dari usulan dua anggota World Health Organization (WHO) bernama James Bunn dan Thomas Netter pada 1988 untuk program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.

Usulan itu sengaja dicetuskan ketika ramai kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat dan perayaan natal sehingga menggiring etensi masyarakat untuk bersama-sama bergerak meningkatkan kepedulian terhadap penyakit menular tersebut.

Akhirnya, mereka sepakat untuk memilih tanggal 1 Desember sebagai Hari AIDS Sedunia sekaligus jadi hari peringatan internasional pertama terkait kesehatan global. Butuh 16 bulan untuk merancang dan mengonsepkan peringatan tersebut hingga akhirnya ditetapkan.

Konsep pertama Hari AIDS Sedunia berfokus pada kelompok anak-anak dan remaja. Tujuannya agar masyarakat meningkatkan kesadaran dari dampak penularan HIV-AIDS terhadap keluarganya sendiri, di samping pada kelompok rentan, seperti pekerja seks dan pengguna narkoba.

Kemudian pada 1996, program tersebut dipindahtangankan ke UNAIDS sebagai lembaga PBB yang khusus menangani HIV-AIDS. Setahun setelahnya, lembaga tersebut membentuk World AIDS Campaign (WAC) guna meningkatkan cakupan pemenuhan informasi AIDS untuk masyarakat global. WAC pun disahkan sebagai badan independen pada 2004 di Amsterdam, Belanda.

Sebagai penanda hari jadi ke-30 Hari AIDS Sedunia, WAC membuat tema 'kenali status anda' dengan tujuan peningkatan diagnosis populasi HIV sebesar 90 persen pada 2030.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Hari AIDS Sedunia, Mengenal Sejarah hingga Awal Mula Terbentuk"