![]() |
| Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS |
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengungkapkan dampak serangan di tengah konflik antara Iran dengan AS dan Israel tidak hanya terjadi di Rumah Sakit Gandhi, tetapi juga menimpa sejumlah fasilitas kesehatan lain di berbagai wilayah Iran.
Dalam pernyataannya, Kermanpour mengatakan untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menyaksikan situasi yang bahkan tidak pernah ia lihat selama Perang Iran-Irak, yakni pasien harus digendong oleh tenaga medis dan pendamping mereka untuk menyelamatkan diri ke jalanan yang dipenuhi asap setelah rudal meledak di dekat rumah sakit.
Ia menyebut, sejumlah rudal menghantam area di sekitar Rumah Sakit Abuzar di Kota Ahvaz. Sebanyak 21 pasien, termasuk pasien yang dirawat di ruang ICU, terpaksa dipindahkan menggunakan 30 ambulans ke pusat layanan medis lain. Proses evakuasi, kata dia, dilakukan oleh tenaga kesehatan di tengah kepulan asap dan kondisi penuh guncangan.
Kermanpour juga menyoroti insiden serupa tidak hanya terjadi di satu lokasi. Ia menyebut Rumah Sakit Abuzar, tiga pangkalan darurat di Sarab, Chabahar, dan Hamedan, dua petugas layanan medis darurat yang terluka, serta Rumah Sakit Khatam, Motahari, dan Gandhi di Teheran sebagai fasilitas yang terdampak dalam rangkaian serangan tersebut.
"Setelah apa yang terjadi pada Rumah Sakit Abuzar, tiga pos darurat di Sarab, Chabahar, dan Hamedan, dua petugas layanan medis darurat yang terluka, serta Rumah Sakit Khatam, Rumah Sakit Motahari, dan Rumah Sakit Gandhi di Teheran, catatan pelanggaran hak asasi manusia dalam perang ini akan ditulis dengan darah dan rasa malu," ucapnya, dikutip dari media X, Senin (2/3/2026).
Sebelumnya, ia menyampaikan sekitar 180 anak-anak dilaporkan tewas dalam satu serangan rudal di Iran selatan. Ia kemudian menambahkan bahwa pada malam harinya, Rumah Sakit Gandhi di Teheran menjadi sasaran rudal dengan jenis yang sama.
Dalam pernyataannya, Kermanpour mengatakan para tenaga medis saat ini tengah melakukan proses evakuasi di rumah sakit tersebut. Ia menekankan bahwa tim kesehatan di lapangan sedang berupaya memindahkan pasien di tengah situasi darurat pascaserangan.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes Iran Ungkap Situasi Sejumlah RS usai Serangan Rudal di Tengah Konflik"
