Hagia Sophia

11 March 2026

Pemerintah Larang Anak Dibawah 16 Tahun Pakai Sosmed

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Kar-Tr)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bakal membatasi akses media sosial untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun. Langkah ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi anak di ruang digital dari pornografi, perundungan siber, penipuan, hingga adiksi.

Meski, aturan ini bakal diberlakukan secara bertahap, salah satu tantangan yang mungkin dapat muncul di masyarakat adalah proses adaptasi. Media sosial seperti yang diketahui sudah menjadi bagian hidup remaja untuk bersosialisasi.

Lantas, apa yang perlu dilakukan orang tua? Spesialis kesehatan jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ membagikan beberapa tips bagi orang tua agar anak dapat beradaptasi dengan lebih sehat.

Pertama, bangun komunikasi terbuka dengan anak berkaitan alasan kenapa aturan ini dibuat. Anak perlu memahami ini bukan sekedar larangan, tapi upaya untuk melindungi.

"Kemudian sediakan alternatif aktivitas yang sehat, misalnya olahraga, seni, kegiatan kreatif, membaca, atau aktivitas sosial di dunia nyata," ungkap dr Lahargo, ketika dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2026).

dr Lahargo mengingatkan orang tua juga harus bisa menjadi contoh dalam penggunaan gadget yang sehat. Dengan begini, anak tidak hanya belajar dari aturan, tapi juga dari perilaku orang tua.

Ia juga menegaskan anak perlu diajarkan bagaimana menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

"Secara psikologis, membatasi media sosial pada usia anak sebenarnya bukan tentang melarang teknologi, tetapi menunda sampai anak cukup matang secara emosi dan kognitif untuk menggunakannya dengan sehat," kata dr Lahargo.

Imbauan Kementerian Kesehatan

Senada, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Imran Pambudi mengimbau orang tua dan pendidik harus bisa menciptakan batasan sehat dalam penggunaan gadget atau media sosial. Misalnya, mengurangi penggunaan sebelum tidur hingga mematikan notifikasi yang tidak perlu.

Ia juga mengingatkan pentingnya membuka percakapan tentang tekanan media sosial.

"Penting untuk membuka ruang percakapan tentang tekanan sosial online, serta memperkuat keterampilan pengendalian diri dan literasi media pada anak," kata Imran.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sosmed Bakal Dilarang untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Ortu Harus Apa?"