Hagia Sophia

15 April 2026

Kisah Pria Lanjut Usia yang Selamatkan Bayi Baru Lahir Lewat Donor Darah Miliknya

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Oleg Elkov

Kisah heroik dan inspiratif datang dari seorang pria lanjut usia di Inggris. Ia mendedikasikan hidupnya untuk menyelamatkan bayi-bayi baru lahir lewat donor darah langka yang dimilikinya.

Nigel Vaughan (70) yang merupakan warga Blackpool, Inggris, diketahui memiliki golongan darah langka B negatif atau dikenal sebagai darah NEO. Jenis darah ini hanya dimiliki sekitar 2 persen dari populasi pendonor di dunia.

Fakta unik ini pertama kali diketahui saat Vaughan masih berusia 16 tahun pada 1970-an. Saat itu, ia diminta memberikan sampel darah dan air liur dalam rangka penyelidikan kasus pembunuhan.

Meski tidak terlibat dalam kasus tersebut, dari situlah Vaughan mengetahui darahnya tergolong langka. Bahkan, sangat dibutuhkan khususnya untuk bayi di unit perawatan intensif neonatal (NICU).

Salah satu alasan darahnya sangat berharga adalah karena tidak mengandung cytomegalovirus (CMV). Itu adalah virus yang umumnya dimiliki orang dewasa dan bisa berbahaya bahkan fatal bagi bayi dengan sistem kekebalan tubuh yang masih lemah.

Sejak usia 18 tahun, Vaughan mulai rutin mendonorkan darahnya. Hingga kini, ia telah mendonor sekitar 250 kali dan diperkirakan telah membantu sekitar 500 orang, terutama yang baru lahir.

"Saya akan terus melakukannya sampai mereka menyuruh saya berhenti," ucapnya yang dikutip dari People.

Dedikasi Vaughan terhadap donor darah ternyata terinspirasi dari sang ibu. Ia mengenang, ibunya mulai aktif donor darah saat dirinya masih bayi dan harus menjalani operasi akibat stenosus pilorik.

Kondisi itu merupakan penyempitan pada jalur antara lambung dan usus kecil, yang membuat makanan terperangkan di lambung. Sehingga, memerlukan tindakan operasi.

"Kenangan terawal saya adalah menemani ibu mendonorkan darah. Begitu saya cukup umur, saya mulai mendonorkan darah sendiri," tutur Vaughan.

Selain menjadi pendonor aktif, Vaughan juga bekerja sebagai petugas tanggap darurat di St John Ambulance. Baginya, mengetahui darahnya dapat membantu menyelamatkan bayi menjadi kebanggaan tersendiri.

"Mengetahui bahwa darah saya dapat diberikan kepada bayi-bayi adalah sesuatu yang sangat istimewa," kata Voughan.

"Putri saya dan menantu perempuan saya sekarang mendonorkan darah dan sungguh menyenangkan mengetahui bahwa saya meneruskan tongkat estafet donor darah, seperti yang dilakukan ibu saya sebelumnya," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Pemilik Darah Langka Selamatkan Ratusan Bayi karena Hobi Donor Darah"