Hagia Sophia

19 April 2026

Satgas Program MBG Ungkap Temuan Baru, 45 SPPG di Pamekasan Bermasalah

Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva

Menu makan bergizi gratis (MBG) berupa lele mentah yang dimarinasi sempat viral setelah ditolak oleh salah satu SMA di Pamekasan, Jawa Timur. Kasus tersebut kini berbuntut panjang.

Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pamekasan mengungkap temuan terbaru. Sedikitnya 45 dari total 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut diketahui bermasalah.

"Ini sesuai dengan hasil pemantauan bersama yang kami lakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sepekan terakhir ini," ujar Ketua Satgas MBG Pamekasan, Sukriyanto, Kamis.

Ia menjelaskan, berbagai persoalan ditemukan di puluhan SPPG tersebut. Mulai dari kondisi dapur yang kotor dan belum memenuhi standar, hingga pola penyajian makanan yang dinilai kurang hati-hati.

Tak hanya itu, kualitas sumber daya manusia juga menjadi sorotan. Satgas menemukan sejumlah pengelola menggunakan juru masak dengan kinerja yang kurang optimal.

"Karena itu, terkait temuan pekerja SPPG yang kurang bagus ini, BGN merekomendasikan agar pengelola memberikan pelatihan teknis tentang cara menyajikan dan memasak menu makanan," katanya.

Sukriyanto yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pamekasan menegaskan, pihaknya bersama BGN telah memberikan teguran langsung kepada pengelola SPPG yang bermasalah.

"Intinya, kami meminta agar pengelola SPPG harus terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik. Untuk dapur yang bermasalah tersebut, harus segera memenuhi standar dari BGN," tegasnya.

Selain persoalan dapur dan tenaga kerja, masalah lain juga ditemukan, yakni terkait fasilitas pengolahan limbah. Tercatat ada dua SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Di Pamekasan ada dua SPPG yang belum memiliki IPAL, yakni di Desa Murtajih dan Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, BGN telah menghentikan sementara operasional kedua SPPG tersebut. Operasional baru akan diizinkan kembali setelah fasilitas IPAL tersedia dan memenuhi ketentuan.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat program MBG ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya pelajar. Evaluasi menyeluruh pun diharapkan dapat segera memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sempat Viral Menu MBG Lele Mentah, 45 SPPG di Pamekasan Ditemukan Bermasalah"