![]() |
| Perempuan idap kanker payudara di usia muda. (Foto: TikTok @rizkimulyani2 dengan izin yang bersangkutan) |
Viral seorang perempuan di Bekasi, Jawa Barat, melalui akun TikTok @rizkimulyani2 menceritakan pengalamannya didiagnosis kanker payudara di usia 26 tahun. Perempuan bernama asli Rizki Mulyani (27) menceritakan jika dirinya pertama kali didiagnosis kanker payudara stadium 3 pada Maret 2025.
Melalui akun TikToknya, Rizky kerap menceritakan perjuangannya mengidap kanker dan proses pengobatan yang dilalui.
"Divonis kanker payudara stadium 3 di usia 26 tahun. Di saat lagi semangat kerja, explore banyak hal dan banyak goals yang belum tercapai. Ternyata kita bisa punya banyak rencana dalam hidup, tapi rencana Allah nggak bisa diduga," tulis Rizki dalam salah satu konten yang diunggah, dikutip detikcom dengan izin yang bersangkutan.
Rizki menceritakan jika gejala pertama yang muncul adalah benjolan di area payudara. Dalam hitungan beberapa bulan, benjolan yang terus membesar dan menimbulkan rasa nyeri, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan.
Sudah setahun lebih, Rizki harus berjuang melawan kanker. Ia menceritakan jika kankernya saat ini sudah masuk pada stadium 4.
Meski begitu, ia tidak menyerah dalam menjalani perawatan. Ia bahkan terus membagikan konten soal perjalanannya, edukasi kanker payudara, hingga pentingnya dukungan psikologis bagi pasien yang menjalani kemoterapi.
"Aku jalani kemoterapi sebanyak 6 kali, dan saat ini kemo sudah selesai, jalani terapi hormon," cerita Rizki ketika dihubungi detikcom, Minggu (12/4/2026).
Meski apa yang dilalui tidak mudah, Rizki bersyukur dikelilingi teman dan keluarga yang supportif. Menurutnya, dukungan dari orang sekitar merupakan salah satu faktor terpenting dalam menjalani perawatan kanker.
Punya Lingkungan yang Suportif
Lingkungan yang suportif dapat membantu pengidap kanker merasa lebih kuat secara emosional dan tidak sendirian dalam menghadapi kondisinya. Dukungan seperti ini bisa membantu pasien tetap termotivasi, lebih konsisten menjalani pengobatan, dan menjalani hari-hari dengan kualitas hidup yang lebih baik.
Rizki bahkan juga membuat grup Whatsapp untuk sesama pengidap kanker agar pasien-pasien tidak merasa sendiri dan bisa saling memberikan dukungan.
"Terutama keluarga aku, orang tua, kakak, abang, adik sangat bantu aku dalam proses pengobatan yang rela temani aku walau sangat melelahkan pastinya," kata Rizki.
"Alhamdulillah semua sangat positif, karena penting juga memang lingkungan yang sehat untuk penderita kanker," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Wanita Bekasi Idap Kanker Payudara Stadium 4 di Usia 26, Begini Gejalanya"
