Hagia Sophia

16 October 2022

Sudinkes Jaksel: Lebih 20 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut Misterius

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati.(Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati di Jakarta membenarkan total lebih dari 20 anak di DKI Jakarta meninggal dunia akibat gangguan ginjal akut misterius. Ia meminta masyarakat mulai mewaspadai gejala kesulitan buang air kecil pada anak.

Meski kerap terjadi pada usia balita, Yudi menekankan risiko ini mengintai usia anak di bawah 18 tahun.

"DKI sudah mulai ditemukan, 20-an dari rilis Dinkes (anak yang meninggal karena gangguan ginjal akut), ini memang kami dari Sudinkes Jakarta Selatan sudah menyampaikan kepada seluruh RS untuk siap siaga," beber Yudi saat ditemui detikcom di Prodia Health Care Kebayoran, Sabtu (15/10/2022).

"Siap siaga apabila ada rujukan dari puskesmas ataupun dari pasien-pasien yang datang mengeluhkan gejala-gejala, pasien-pasien gagal ginjal ini kan biasanya anaknya tiba-tiba mengalami pembengkakan, sesak, kemudian kesulitan buang air kecil," wanti-wanti dia.

Pihaknya, disebut sudah mengantisipasi kemungkinan pasien yang datang dengan gangguan ginjal akut misterius. Jika perburukan terus terjadi, kasus berat diarahkan ke RSUD Pasar Minggu.

"Jangan sampai terlambat, langsung dirujuk dan insha Allah bisa ditangani," sambungnya.

"Kategori anak di bawah 18 tahun masih anak-anak, jadi tetap perlu waspada pada kategori usia tersebut," pesannya.

Sebelumnya, dalam akun resmi Instagram @dinkesdki, terungkap 46 anak mengalami gangguan ginjal akut misterius dengan rincian sebagai berikut:
  • 25 anak meninggal dunia
  • 7 dirawat inap
  • 10 sembuh.
Selain itu, 29 kasus dilaporkan berjenis kelamin laki-laki dan 13 sisanya berjenis kelamin perempuan.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sudinkes Jaksel Benarkan Lebih dari 20 Anak DKI Meninggal Gangguan Ginjal Akut"