Hagia Sophia

22 February 2026

Jangan Buka Puasa dengan 'Balas Dendam' Pakai Gorengan

Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008

Puasa Ramadan bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi metode detoksifikasi alami yang luar biasa bagi tubuh. Spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Yislam Aljaidi SpJP FIHA, mengungkapkan bahwa puasa memiliki manfaat bagi tubuh, termasuk dalam memperbaiki metabolisme dan kesehatan jantung.

Menurut dr Yislam, puasa dapat membantu menurunkan risiko sindrom metabolik yang dipicu oleh konsumsi makanan berlebih, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, hingga kolesterol tinggi.

"Dengan puasa, harapannya adalah metabolisme tubuh kita akan menjadi lebih baik karena tubuh dalam kondisi kelaparan. Saat tubuh dalam kondisi kelaparan, itu bisa memakan sel-sel yang jelek dan bisa meregenerasi sel tubuh dengan baik," terangnya saat ditemui di Cibubur, Rabu (11/2/2026).

Selain regenerasi sel, puasa berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin.

"Khususnya puasa dapat membuat insulin kita lebih sensitif lagi, jadi memang lebih baik," tambah dr Yislam.

Jangan 'Balas Dendam' Saat Berbuka

Meski puasa bermanfaat, dr Yislam Aljaidi mewanti-wanti kebiasaan "balas dendam" saat berbuka. Konsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan, serta asupan karbohidrat dan gula yang berlebihan justru bisa menghilangkan manfaat puasa itu sendiri.

"Cuma masalahnya, ketika kita puasa terus kita pas berbuka itu makannya langsung lemak, gorengan, karbo tinggi. Habis itu minum jus buah gula banyak karbo lagi, gorengan risol karbo lagi, jam sembilannya makan nasi karbo lagi. Itu yang membuat nggak bagus," jelasnya.

Terkait karbohidrat, ia menyarankan untuk beralih dari karbohidrat simpleks ke karbohidrat kompleks. Berbeda dengan karbohidrat simpleks yang cepat pecah menjadi gula dan menaikkan gula darah secara drastis, karbohidrat kompleks jauh lebih aman bagi jantung dan pengidap diabetes.

"Kalau yang kompleks misalnya nasinya diganti nasi merah atau beras basmati, itu indeks glikemiknya rendah. Jadi ketika makan, itu nggak langsung menaikkan gula darah pesat, tapi dia stabil," tuturnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Biar Tetap Sehat saat Puasa, Kurangi 'Balas Dendam' Pakai Gorengan saat Berbuka"