![]() |
| Foto: Instagram@glennalinskie |
Kabar mengejutkan datang dari aktris Chelsea Olivia yang belakangan jarang terlihat di layar kaca. Ibu dua anak ini mengungkapkan dirinya baru saja menjalani empat prosedur medis sekaligus di sebuah rumah sakit di Malaysia.
Melalui akun Instagram pribadinya, Chelsea menyebut tindakan yang dijalaninya meliputi hysteroscopy, polypectomy, dilatasi dan kuretase (D&C), serta endometrial resection.
"Sekarang aku dalam proses recovery after small surgery Hysteroscopy, Polypectomy, D&C, Endometrial Resection. Jika sudah membaik, aku ceritakan kenapa bisa terjadi," tulisnya.
Chelsea belum mengungkapkan secara detail kondisi medis yang dialaminya, tetapi ia memastikan kini tengah dalam masa pemulihan.
Apa Kata Obgyn?
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, dr Andon Hestiantoro, SpOG-KEFR, menjelaskan rangkaian prosedur tersebut umumnya berkaitan dengan gangguan di dalam rongga rahim, terutama jika pasien mengalami perdarahan tidak normal.
Menurutnya, prosedur pertama yakni histeroskopi adalah tindakan untuk melihat langsung ke dalam rongga rahim menggunakan kamera kecil khusus. Melalui prosedur ini, dokter dapat menilai apakah ada kelainan, seperti penebalan lapisan dinding rahim (endometrium) atau pertumbuhan jaringan abnormal seperti polip rahim (polip endometrium).
"Biasanya histeroskopi dilakukan jika pasien mengalami keluhan seperti perdarahan dari vagina yang tidak normal," jelasnya.
Jika ditemukan polip, tindakan selanjutnya adalah polipektomi, yaitu pengangkatan polip terkait. Selanjutnya, prosedur dilatasi dan kuretase (D&C) untuk mengambil sampel jaringan dari lapisan dalam rahim. Sampel ini akan diperiksa melalui pemeriksaan patologi anatomi demi memastikan ada tidaknya kelainan sel.
Prosedur terakhir, endometrial resection, dilakukan menggunakan alat khusus bernama resektoskop untuk mengangkat sebagian lapisan endometrium yang menebal. Tindakan ini umumnya bertujuan menghentikan perdarahan rahim yang berlebihan.
"Biasanya pasien bisa mengalami perdarahan dua sampai tiga kali dalam sebulan atau perdarahan yang sangat banyak. Kondisi ini sering disertai penebalan dinding rahim dan polip," ujarnya.
Kemungkinan Pemicunya
Penebalan lapisan rahim dan munculnya polip bisa dipicu berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah obesitas, penggunaan obat hormon tertentu, atau gangguan hormonal lain yang menyebabkan ketidakseimbangan estrogen.
Menurut dr Andon, langkah penanganan yang dilakukan sudah sesuai, yakni mengangkat jaringan abnormal terlebih dahulu. Selanjutnya, terapi lanjutan akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan patologi anatomi keluar.
"Setelah hasil patologi anatomi diketahui, baru ditentukan terapi berikutnya," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Chelsea Olivia Jalani 4 Operasi di Malaysia, Obgyn Bicara Kemungkinan Pemicunya"
