Hagia Sophia

01 March 2026

Kasus TBC Melonjak di Malaysia, Ini Respons Menkes

Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth

Malaysia tengah menghadapi tantangan serius melawan penyakit Tuberkulosis (TBC), terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang berbondong-bondong ke pasar Ramadan. Kementerian Kesehatan Malaysia mengingatkan meski penularan TBC tergolong lebih lambat, penyakit ini tetap berisiko karena membutuhkan paparan yang berkepanjangan dan berulang.

Otoritas kesehatan Malaysia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini, pengobatan efektif, serta langkah pencegahan penularan. Masyarakat juga diimbau menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker, terutama jika memiliki gejala atau berada di area berisiko.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin juga mengingatkan kasus TBC di Indonesia relatif tinggi, bahkan ranking kedua dengan beban kasus terbanyak di Indonesia. Menurutnya, TBC di RI terdiri dari berbagai jenis. Salah satunya, TB paru yang dapat menular melalui udara.

"Di Indonesia juga kita banyak jenis TBC. Tapi, itu sekarang sudah kita perbaiki," ujar Budi saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, pemerintah masih terus memantau perkembangan kasus TBC di Indonesia.

"Nanti akan ada sesi khususnya (pembahasan kasus TBC)," tambahnya.

Menurut data Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan kasus TBC (tuberkulosis) terbanyak di dunia. Jumlahnya sekitar 1,09 juta kasus baru, tepat di bawah India dengan 2,8 juta kasus. Sedangkan, angka kematian akibat TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 125 ribu jiwa tiap tahun.

Melihat kondisi tersebut, Menkes meminta seluruh jajaran kesehatan untuk memprioritaskan pencarian dan penemuan kasus TBC di masyarakat. Pemerintah bahkan menargetkan 90 persen dari jumlah tersebut dapat terpantau potensi penularannya dengan memastikan setiap kasus terdata, bahkan berdasarkan nama dan alamat.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Respons BGS soal Negara Tetangga RI 'Diamuk' Lonjakan TBC-Ada Imbauan Pakai Masker"