![]() |
| Ilustrasi. (Foto: Pradita Utama) |
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membagikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk untuk menjaga kondisi tetap fit selama mudik lebaran. Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Andi Saguni menyarankan pemudik untuk menggunakan masker selama perjalanan.
Menurutnya, ini bisa menjadi salah satu langkah pencegahan penyebaran penyakit.
"Orang-orang yang punya gejala batuk, pilek, ini di luar campak, sebaiknya menggunakan masker, kemudian orang sehat, ketika berada di keramaian seperti di terminal atau bandara, atau di tempat penyebrangan, sebaiknya menggunakan masker," kata Andi ditemui awak media di Kantor Kemenkes, Jumat (13/3/2026).
"Dan tidak ada salahnya untuk melakukan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), seperti cuci tangan teratur menggunakan sabun," sambungnya.
Menurut Andi, pencegahan penyakit selama mudik harus bisa dilakukan. Mengingat, saat ini memang terjadi peningkatan penyakit menular seperti campak.
Ia mengingatkan apabila anak memiliki gejala-gejala seperti demam, batuk, pilek, atau konjungtivitis, maka pemeriksaan di fasilitas kesehatan harus dilakukan.
Apabila anak terkonfirmasi campak, maka perjalanan sebaiknya ditunda dulu sampai akhirnya sembuh.
"Sebaiknya perjalanan tersebut, jika mau melakukan perjalanan, dengan balita dengan gejala tersebut, sebaiknya ditunda dulu perjalanannya sampai sembuh. Karena daya tular penyakit campak itu sangat tinggi," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes Ungkap Kelompok yang Sebaiknya Pakai Masker saat Mudik Lebaran"
