Hagia Sophia

22 March 2026

Olahraga Ini Bisa Pangkas Risiko Kematian hingga 19 Persen

Foto: Getty Images/WDnet

Banyak orang berpikir kunci hidup sehat adalah rutin berolahraga dalam durasi panjang. Namun, penelitian terbaru justru mengungkap hal lain, variasi jenis olahraga bisa memberikan manfaat yang jauh lebih besar, bahkan menurunkan risiko kematian hingga 19 persenb.

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal BMJ Medicine dan melibatkan lebih dari 110.000 orang yang diamati selama 30 tahun. Hasilnya, individu yang melakukan berbagai jenis aktivitas fisik memiliki peluang hidup lebih panjang dibandingkan mereka yang hanya fokus pada satu jenis olahraga.

"Penurunan kematian sangat signifikan," ujar Dr James Voos, Kepala Ortopedi di University Hospitals, yang tidak terlibat langsung dalam penelitian tersebut.

Tak Hanya Durasi, Variasi Jadi Kunci

Penelitian ini juga menemukan hal yang cukup mengejutkan. Selama ini, banyak orang fokus pada jumlah waktu olahraga. Namun menurut Dr Han Han dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, variasi aktivitas justru memberikan dimensi baru dalam menjaga kesehatan.

Artinya, melakukan berbagai aktivitas seperti jalan kaki, berenang, yoga, bersepeda, hingga berkebun bisa lebih bermanfaat dibandingkan hanya melakukan satu jenis olahraga dalam waktu lama.

Para ahli menyebut, variasi olahraga membantu tubuh melatih berbagai aspek sekaligus, mulai dari kekuatan, fleksibilitas, hingga keseimbangan.

Selain itu, cara ini juga bisa mencegah plateau effect, kondisi saat tubuh berhenti menerima dampaknya karena sudah terbiasa dengan satu jenis gerakan.

"Tubuh membutuhkan berbagai jenis gerakan setiap minggu," kata Voos.

Tak Perlu ke Gym Setiap Hari

Untuk mendapatkan manfaatnya, tidak harus selalu pergi ke pusat kebugaran. Aktivitas sederhana bisa dilakukan, seperti:
  • Jalan kaki santai
  • Bersepeda
  • Berkebun
  • Squat atau push-up ringan di rumah
Bahkan, aktivitas kecil seperti berjalan di sela pekerjaan atau melatih otot inti saat duduk juga tetap bermanfaat.

Meski penting untuk aktif, tubuh juga membutuhkan waktu istirahat. Hari istirahat membantu proses pemulihan otot dan mengembalikan energi.

Namun, istirahat bukan berarti diam total. Aktivitas ringan seperti peregangan tetap dianjurkan.

Variasi olahraga bukan hanya membuat rutinitas jadi lebih menyenangkan, tetapi juga terbukti secara ilmiah meningkatkan peluang hidup lebih lama.

Jadi, daripada terpaku pada satu jenis olahraga, mulai sekarang cobalah mengombinasikan berbagai aktivitas fisik agar tubuh tetap sehat dan bugar.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Harvard Ungkap Cara Olahraga yang Bisa Pangkas Risiko Kematian hingga 19 Persen"