Hagia Sophia

20 March 2026

Pentingnya Pilih Bahan Anti Karat Supaya Tidak Jadi Sarang Bakteri

Rice cooker Foto: Getty Images/feri ferdinan

Memilih perlengkapan rumah tangga, utamanya yang bersentuhan dengan makanan dan minuman, tidak bisa sembarangan. Bahan yang mudah berkarat juga dapat meningkatkan risiko infeksi mikroba.

Hal itu disampaikan oleh praktisi kesehatan dr Anton D Saputra, SpA, AIFO-K, dalam perbincangan dengan detikcom baru-baru ini. Menurutnya, bakteri mudah sekali bersembunyi di permukaan logam yang berkarat.

"Karat itu kan kita bisa lihat, permukaannya kasar dan berpori. Itu juga bisa jadi tempat persembunyian sempurna buat bakteri," jelas dr Anton.

"Termasuk yang paling sering yang menyebabkan infeksi itu tetanus," lanjutnya.

Menurut dr Anton, material kaca sebenarnya paling ideal untuk peralatan yang bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman, karena tidak bereaksi dengan suhu maupun kadar keasaman. Namun karena bahan ini mudah pecah, maka banyak yang menggantinya dengan bahan logam khusus tahan karat.

"Sangat dianjurkan, biasanya kita cari tuh materialnya stainless. Stainless kan kita tahu tahan karat ya," kata dr Anton.

Kelebihan lain dari besi tahan karat, menurut dr Anton, adalah lebih kuat dan tahan lama. Karena awet, bahan ini lebih disukai dibanding bahan lain yang umum dipakai sebagai pelapis alat masak, misalnya teflon.

"Teflon kegores itu sebenarnya sudah harus ganti tuh, nggak bisa dipakai lama," terang dr Anton.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Tak Ingin Peralatan Dapur Jadi Sarang Bakteri? Ini Pentingnya Pilih Bahan Anti Karat"