Hagia Sophia

11 November 2022

Ini Ciri COVID-19 yang Membuat Kasus Harian Meningkat Tajam

Foto: Getty Images/loops7

Ciri-ciri COVID XBB perlu diwaspadai oleh masyarakat RI. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) pada Kamis, (10/11/2022), subvarian Omicron baru tersebut sudah terdeteksi 48 kasus di sejumlah provinsi Indonesia. Kemunculan COVID XBB ini belakangan diyakini menjadi pemicu kasus COVID-19 kembali ngegas.

Juru bicara pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa broto asmoro beberapa waktu lalu mewanti-wanti masyarakat lantaran subvarian ini sangat menular dibandingkan dari varian maupun subvarian lainnya. Ia menyebut penularan Omicron XBB 1,7 kali lebih cepat dibandingkan Omicron pertama.

"Adanya kenaikan kasus di berbagai negara ini memang berkaitan dengan XBB, jadi disinyalir tren kenaikan kasus yang terjadi di Indonesia ini juga dikaitkan dengan varian XBB yang sudah ditemukan," ucapnya dalam podcast Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Senin (7/11).

Di samping itu, juru bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril menyebut subvarian ini mulai mendominasi dan menggeser subvarian sebelumnya, yakni BA.4 dan BA.5.

"XBB termasuk XBB.1 memang dia mutasi dari BA.2 maupun BA.2.75. Transmisinya memang lebih cepat dibandingkan BA.5," ucap Syahril saat konferensi pers, Kamis (10/11).

Lantas, bagaimana ciri-cirinya? Berikut informasinya.

Ciri-ciri COVID XBB

Meskipun disebut lebih menular dibandingkan varian dan subvarian lainnya, tingkat keparahan dan gejala yang ditimbulkan Omicron XBB lebih ringan dibandingkan lainnya. Berikut gejala yang perlu diwaspadai.
  • Demam
  • Batuk
  • Pilek
  • Mual
  • Muntah
  • Sesak napas
  • Nyeri menelan
  • Sakit badan
  • Nyeri ulu hati
COVID XBB Unik, Rentan Serang Kelompok Ini

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus spesialis paru RS Persahabatan dr Erlina Burhan, SpP(K), menyebut subvarian ini sangat unik lantaran lebih rentan menyerang orang yang belum pernah terinfeksi COVID-19. Hal ini ia ungkapkan mengacu pada catatan kasus subvarian XBB yang dilaporkan dari Singapura.

"ini didominasi oleh pasien yang belum pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya atau disebut juga COVID-naive," ucapnya saat konferensi pers, Kamis (3/11/2022).

Karena hal itu, ia menyarankan bagi masyarakat yang belum pernah terinfeksi COVID-19 untuk berhati-hati. Segera melengkapi vaksinasi, baik primer (dosis satu dan dua) maupun booster (dosis ketiga) untuk mencegah risiko perburukan gejala dari subvarian ini.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ciri-ciri COVID XBB, Biang Kerok Kasus Harian RI Ngegas Lagi"